Suara.com - "Svarna Khatulistiwa" itulah tema besar yang diangkat dalam gelaran Indonesia Creative Week (ICW) 2014, yang akan berlangsung 4-7 Juni 2014 di Skenoo Hall Gandaria City.
Tahun ini adalah tahun ke-empat penyelenggaraan ICW yang dimaksudkan untuk mendukung dunia kreatif Indonesia. Penggagas ICW, Faizullah Darwis Sofyan, mengatakan tema ini dipilih sebagai benang merah untuk mewujudkan keberagaman, keindahan, kekayaan budaya Indonesia, termasuk fesyen.
"Tujuannya tentu ingin menggali warna-warni kebudayaan Indonesia. Tahun ini kami menghadirkan 109 tenant, yang menawarkan beragam produk fesyen, aksesoris dan sepatu hasil kreatifitas kaum muda yang juga digabungkan dengan desainer muda," ujarnya di sela pembukaan ICW 2014, Rabu (4/6/2014), di Skenoo Hall Gandaria City, Jakarta Selatan.
ICW, lanjut Darwis, tidak hanya mempersembahkan peragaan busana karya desainer ternama dan desainer muda Indonesia. Pekan kreatif ini juga akan diramaikan dengan pameran busana, acara bincang-bincang, pertunjukan musik, pameran foto dan rangkaian kegiatan kreatif lainnya. Acara yang berlangsung di Skenoo Hall Gandaria City ini, akan mengedepankan originalitas dan kreativitas.
Sebanyak 21 desainer ternama dan puluhan insan kreatif, juga nama-nama besar macam Poppy Dharsono dan desainer Indonesia yang telah mendunia Farah Angsana akan meramaikan pekan kreatif ini. Akhirnya acara yang didukung oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini diharapkan mampu mengantarkan merek lokal ke pasar internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim