Suara.com - Alasan banyak pengeluaran membuat beberapa orang merasa sulit untuk menyimpan sebagian uang untuk keadaan darurat, tapi dengan trik sederhana bisa mengubah hal tersebut.
Peneliti menemukan bahwa dengan membuat seseorang merasa memiliki kekuatan lebih bisa menyebabkan mereka menabung lebih banyak dari penghasilannya.
Dari lima penelitian, orang yang diminta untuk duduk dikursi tinggi lebih hemat dan cermat dibandingkan yang duduk dengan posisi duduk yang lebih rendah.
"Kami tertarik untuk mengetahui apakah keputusan untuk menabung atau tidak dipengaruhi oleh bagaimana perasaan seseorang saat memutuskan untuk menabung," tulis penulis dari Stanford University, Emily N. Garbinsky dan Jennifer Aaker dan Anne-Kathrin Klesse dari Tilburg University seperti dikutip laman Daily Mail.
Selama penelitian, para penulis menemukan bahwa saat seseorang merasa memiliki kekuatan lebih, jumlah uang yang akan disimpan pun ikut meningkat.
Pada penelitian pertama, partisipan dibuat mereka berkuasa dan diminta untuk duduk di kursi yang lebih tinggi. Sedangkan partisipan lainnya dibuat lebih lemah dan diminta duduk di kursi yang lebih rendah.
Seluruh partisipan diberikan pertanyaan dan pilihan jawaban yang sama yakni apakah akan mengambil uang kompensasi secara kas atau menyimpannya dalam akun penyimpanan labolatorium.
Hasil menunjukkan bahwa partisipan yang duduk pada kursi tinggi menyimpan lebih banyak uang dibanding yang duduk pada kursi rendah.
Penelitian lainnya menyebutkan bahwa dengan membuat orang merasa lebih berkuasa hanya meningkatkan uang simpanan ketika mereka hanya diminta untuk menyimpan atau tidak diberitahu alasan menyimpan uang.
Dengan kata lain, membuat orang merasa berkuasa hanya memotivasi orang untuk menabung ketika tujuannya adalah finansial dan bukan untuk menghabiskannya di lain waktu.
Perusahaan yang menawarkan jasa finansial seperti dana pensiun bisa menggunakan hasil ini untuk membantu konsumen mereka termasuk menciptakan strategi intervensi yang efektif.
Konsumen juga bisa menggunakan hasil ini untuk mengenal lebih jauh soal hubungannya dengan uang dan kekuasaan.
"Orang yang merasa berkuasa menggunakan tabungan mereka untuk mempertahankan kekuasaan mereka saat ini. Ketika menabung tidak lagi mendukung hal tersebut, efek kekuasaan dalam menabung akan hilang," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir
-
Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
Banyak yang Tak Tahu: Begini Kunci Mengatur Posisi Duduk yang Oke untuk Sopir Mobil
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung