Suara.com - Mungkin, tak ada yang menyangka, di antara deretan rumah toko (ruko) di Jalan Lautze, di Kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat terdapat sebuah masjid. Padahal masjid di kawasan Pecinan ini, memiliki sejarah yang cukup kuat dalam perkembangan penyebaran Islam di kalangan etnis Tionghoa.
Saat suara.com mengunjungi masjid ini, Jumat (18/7/2014) beberapa jamaah sedang melepaskan penat sehabis salat Jumat. Meski berada di tengah kawasan yang yang padat dan sibuk, suasana yang sejuk tetap terasa di dalam masjid yang menempati bangunan berlantai empat ini.
Di tengah kesejukan inilah, suara.com berbincang dengan Haji Muhammad Ali Karim Oei, SH, Ketua Umum Yayasan Haji Karim Oei (YHKO) yang mengelola masjid ini.
Karim Oei mengisahkan masjid ini didirikan oleh ayahnya, Haji Yunus Yahya pada tanggal 9 April 1991, dan kini dikelola YHKO. Awalnya Masjid Lautze, mengontrak sebuah ruko di Jalan Lautze 87-89 Pasar Baru, Jakarta Pusat.
YHKO, kata Ali Karim, kemudian mulai menghimpun jamaah muslim dari etnis Tionghoa dan masyarakat sekitar untuk mendirikan sebuah masjid pada tahun 1993. "Mulai mendirikan Masjid sebagai pusat Syiar Islam yang diberi nama Masjid Lautze, di tempat yang sama," jelasnya.
Berkat sumbangan dari BJ Habibie, Presiden saat itu, pada tahun 1998, ruko ini akhirnya resmi mejadi milik YKHO,
Nama "Lautze" diambil dari tokoh muslim Tionghoa yang memeluk Islam pada tahun 1930an. Di mana, karena keakrabannya dengan beberapa tokoh nasional seperti Soekarno dan Buya HAMKA, Lautze kemudian masuk Islam.
"Beliau saat itu adalah seorang tokoh Muhammadiyah dan pionir dakwah. Seorang muslim yang taat dan berjuang untuk kemerdekaan," ujarnya pada suara.com.
Lautze dalam bahasa Cina, kata Ali Karim, artinya adalah guru. Masjid ini diharapkan menjadi guru yang menyebarkan agama Islam. Dan Masjid Lautze memang terkenal telah memuallafkan banyak jamaah. Setiap tahunnya, menurut Oei, sekitar 50 orang yang memeluk agama Islam di sini.
Interior.
Dari luar tak ada perubahan yang dilakukan terhadap fasad bangunan. Namun ketika masuk kedalam kita akan mendapat interior yang dirancang dengan menggabungkan unsur Timur Tengah, Cina dan tradisional Indonesia.
Berbeda dengan lazaimnya sebuah masjid, di Lautze Warna merah terlihat sangat mendominasi masjid 'khusus' etnis Tionghoa ini. Ornamen-ornamen seperti lampion kecil di setiap pintu masjid.
Sedangkan, nafas Islam hadir di lengkungan-lengkungan pada bagian pintu dan desain mimbar. Beberapa kaligrafi Al-quran berukuran besar yang padukan huruf kanji, terpajang di beberapa bagian dinding masjid.
Lantai satu dan dua difungsikan untuk tempat beribadah. Sedangkan lantai tiga, digunakan sebagai kantor YKHO. Dan lantai paling atas, atau lantai empat, dimanfaatkan menjadi ruang serba guna. Pada hari-hari biasa, masjid dibuka pada pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Sedangkan selama Ramadan, digelar buka bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan