Suara.com - Pernahkah Anda mengalami pergi ke suatu tempat wisata di dunia ini yang dipenuhi banyak turis? Tak dapat disangkal, tempat-tempat populer memang selalu dipenuhi oleh turis-turis dari berbagai belahan dunia.
Sebut saja, Paris, Bali atau Las Vegas. Jarang sekali tempat-tempat ini sepi dari wisatawan. Tetapi, jika Anda ingin mendapatkan tempat yang tidak kalah menawan dari tempat-tempat populer, masih ada banyak pilihan.
Di tempat-tempat tersembunyi ini, Anda dapat menikmati liburan dengan lebih ‘damai’:
1.Favignana, Sicily
Terletak di lepas pantai Sicily, Favignana adalah salah satu tempat yang masih belum banyak tersentuh oleh turis. Di surga tersembunyi ini juga tidak tampak bangunan-bangunan megah atau pun atraksi-atraksi untuk menarik kunjungan wisata. Anda, hanya akan menemui pemandangan alam dan juga cerita-cerita sejarah kota ini. Bahkan, ada sebuah penjara yang dibangun di kastil Norman.
2.Waiotapu, Selandia Baru
Ketika Anda menjejakkan kaki di tempat yang indah ini, Anda akan merasa berada di dunia lain. Untuk mencapai tempat yang menakjubkan ini, Anda harus melewati Rotorua dan akan mencapai daerah ini dalam waktu setengah jam. Anda tidak akan menyesalli tempat yang menawarkan danau thermal, geyser serta kolam lumpur ini.
3. Pulau Erakor, Vanuatu
Tempat yang terletak di luar daratan Vanuatu ini menawarkan sebuah pulau kecil lengkap dengan resort. Keindahan pantai dan air lautnya yang bening akan membuat Anda betah berlama-lama di sini. Dan, harganya juga tidak terlalu mahal dibandingkan dengan tempat serupa di Bora-bora misalnya.
4.Bled, Slovenia
Meski tempat ini tidak terlalu tersembunyi, tetapi juga tidak terlalu dieksplor oleh para turis saat berkunjung ke Eropa. Terletak di 502 meter di atas permukaan laut, desa Bled menawarkan pesona tersendiri. Salah satu destinasi yang terkenal adalah Danau Bled yang terletak di ketinggian 475 meter di atas permukaan air laut.
5.The Pyrenees, Prancis dan Spanyol
Terletak di antara selatan Prancis dan utara Spanyol, kawasan ini adalah tempat yang cocok bagi mereka yang ingin santai sembari menikmati suasana pegunungan dan kelezatan makanan lokal. (News)
Berita Terkait
-
EDF Matikan Reaktor Nuklir Prancis Akibat Kekeringan Parah Sungai Meuse dan Moselle
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Rumus Volume Kerucut Lengkap dengan Cara Hitung Paling Gampang
-
Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?
-
Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah
-
Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi
-
Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI