Suara.com - Menyambut datangnya bulan Oktober 2014, restoran "The Holy Crab" menawarkan program khusus. Program itu adalah 'Buy 1 get 1 free mud crab' dan 'Buy 2 Get 1 free any beer'. Program ini diluncurkan untuk meramaikan 'Octoberfest' yang di banyak negara barat sering dirayakan dengan festival bir.
"Budaya menikmati menu hidangan laut bercangkang dari Louisiana, AS adalah dengan meminum bir. Maka mulai dari tanggal 23 September hingga 30 November, para pengunjung dapat menikmati program The Holy Crab, yaitu Buy 2 Get 1 Free Any Beer," ujar Albert Wijaya, Executive Chef sekaligus pemilik The Holy Crab.
Ia menambahkan sedangkan hidangan mud crab, merupakan salah satu menu terlaris dalam jajaran menu di The Holy Crab.
"Pengunjung menyukai kualitas, kelembutan, dan padatnya volume daging mud crab yang berpadu sempurna dengan dua saus pilihan, original cajun sauce atau garlic pepper sauce," jelas Wijaya tentang kepiting yang didatangkan khusus dari Papua ini.
The Holy Crab adalah restoran seafood yang mengadopsi cara menyantap hidangan ala Lousiana, Amerika Serikat. Di sini semua hidangan laut, baik itu udang ataupun kepiting disajikan hanya dengan direbus dan disantap bersama saus pilihan Anda. Jadi jangan lewatkan program khusus ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?