Suara.com - Mungkin tak ada orang yang ingin hubungan yang telah dijalinnya, harus diakhiri. Perpisahan tak hanya menyakitkan karena harus kehilangan seseorang yang kita sayangi. Perpisahan juga berarti harus mengubah kebiasaan sehari-hari, dan meninggalkan zona nyaman.
Tetapi sebuah hubungan sering tidak membiarkan pelakunya mengambil langkah menuju takdir yang diingininya. Banyak orang harus melalui periode berduri, yang penuh ketidakpastian ini. Dia dihadapkan pada pilihan, menemukan kebahagiaan dengan menjalin hubungan baru atau tetap berurusan dengan sesuatu yang mengecewakan.
Jika memang perpisahan adalah langkah yang harus diambil, berikut beberapa kiat untuk melakukannya tanpa saling menyakiti.
Putuskan sendiri
Putus tidak harus selalu diwarnai saling tuduh dan pertengkaran yang hebat. Kadang, setelah menjalin hubungan yang begitu lama seseorang akan menyadari bahwa dia menyayangi satu sama lain. Tak ada yang kebal dari ini. Jika gairah Anda sudah dingin, namun masih ada perasaan hangat untuk pasangan, jangan menyakitinya. Jangan menyeret dia ke konflik batin Anda. Jangan mencari nasihat dari teman dan keluarga, tidak ada yang sepenuhnya memahami apa yang Anda rasakan, dan apa yang membuat Anda memutuskan meninggalkan dia. Anda harus menemukan jawaban sendiri. Jika keputusan tidak menguntungkannya, jangan berlama-lama.
Jangan salahkan siapa pun
Orang yang memutuskan untuk mengakhiri sebuah hubungan jangka panjang, sering secara tak sadar mencoba menumpahkan kesalahan pada pasangan. "Dia menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat kerja", "Dia tidak romantis" , "Dia minum terlalu banyak". Mereka mulai mencari penyebab, batu loncatan yang nyaman untuk membantunya keluar dari lingkaran setan hubungan yang tak lagi memuaskan. Padahal semua pihak layak dipersalahkan, dan tidak masuk akal untuk mencari tahu salah siapa itu.
Jangan mengasihani pasangan, tapi hormati perasaannya.
Kasihan bukan perasaan yang dapat membantu menjaga kelanggengan hubungan. Tak seperti simpati, kasihan menempatkan Anda di atas pasangan, dan menunjukkan bahwa Anda menganggapnya lemah, tidak mampu mengurus dirinya sendiri. Namun, apakah itu benar-benar begitu?
Kasihan adalah rasa terburuk untuk meringankan rasa sakit melanggar hubungan jangka panjang. Jika Anda sadar perpisahan tak bisa dihindari, tapi tak bisa memutuskan langkah terakhir karena Anda merasa kasihan pasangan, Anda justru menempatkan Anda berdua pada posisi yang kurang menguntungkan. Anda tidak hanya menutup mata dengan fakta Anda sakit dan lelah pada pasangan, tetapi juga menghilangkan kesempatannya untuk menemukan hubungan yang lain.
Hanya rasa hormat dan simpati yang tulus dapat membantu menyembuhkan luka akibat perpisahan. Simpati Anda mungkin dalam hemat dia perlunya untuk melihat Anda, atau menghilangkan detail apa yang menyebabkan Anda memutuskan berpisah.
Akhirnya, urus diri sendiri.
Bersyukurlah untuk saat bahagia yang Anda alami bersama, tapi jangan biarkan itu membuat Anda ragu. Jika Anda merasa bahwa setiap detail akan menyakitkan Anda, maka abaikan. Tinggalkan masa lalu di belakang, dan jadilah tuan bagi nasib Anda sendiri. (geniusbeauty.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi