Suara.com - Memiliki penampilan yang indah dari kepala sampai kaki adalah yang paling didambakan oleh perempuan.
Jadi, tak heran bila perempuan selalu melakukan upaya yang terbaik agar penampilannya terlihat menarik, bahkan sampai bagian terkecil dari tubuhnya termasuk kuku.
Inilah yang menjadi alasan mengapa perempuan melakukan perawatan manikur dan pedikur. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya ada bahaya yang mengintai bila Anda terlalu sering manikur?
Sebuah studi menemukan bahwa perawatan kecantikan ini mampu mengganggu pertumbuhan kuku yang normal.
"Ketika Anda melakukan manikur, ada beberapa perawatan yang mengharuskan Anda untuk memotong kuku, dan membentuknya menjadi berbagai bentuk demi kecantikan," kata pemimpin studi Cyril Raunch dari University of Nottingham.
Bahkan perlakuan semacam ini, lanjut dia, dapat merusak kesehatan kuku dan menyebabkan kuku menjadi stres. Akibatnya, kuku dapat tumbuh melengkung seperti sendok, retak bahkan pecah. "Bahan kimia dalam perawatan manikur membuat kuku kehilangan nutrisi alaminya," jelas Raunch. (Daily Mail)
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Makanan agar Rambut, Kulit, dan Kuku Sehat Menurut Ahli
-
Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya
-
Cantik tapi Berisiko, Kenali Bahaya di Balik Kutek dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan
-
5 Rekomendasi Kuteks Halal dan Wudhu Friendly untuk Muslimah, Mulai Rp5 Ribuan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru