Suara.com - "Dukungan para sahabat dari #Jayapura #Papua adalah "oabat" untuk kerja bagi kemajuan perempuan Indonesia." Itulah kicauan Yohana Yembise di akun twitternya, setelah ia resmi ditunjuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK, Minggu (26/10/2014) malam.
Profesor perempuan pertama dari tanah Papua ini pun menuliskan salah satu tugas utamanya sebagai Menteri PP-PA adalah mengangkat derajat perempuan, anak dan orang cacat di Indonesia.
"Perempuan, anak dan orang cacat di LN derajatnya diangkat lebih tinggi, Indonesia? Jadi tugas kita bersama," tulisnya. Tak lupa perempuan bernama lengkap Yohana Susana Yembise, menuliskan kutipan kata-kata yang selalu ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo, yakni fokus untuk kerja, kerja dan kerja.
Sebelum ditunjuk menjadi menteri, Yohana yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 56 ini merupakan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua. Ia menjadi perempuan Papua pertama yang diberi gelar guru besar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai profesor doktor bidang silabus desain dan material development.
Ibu tiga anak kelahiran Manokwari, 1 Oktober 1958 memiliki segudang pengalaman, jabatan dalam pekerjaan. Ia antara lain pernah menjadi anggota Joint Selection Team (JST) Australian Development Scholarship beasiswa ADS/USAID tahun 2011. Segudang pengalaman organisasi juga dimiliki Yohana, di antaranya terlibat dalam kegiatan kesenian yang disponsori badan kesenian Daerah Kabupaten Paniai di Nabire tahun 1974-1978. Pernah menjadi wakil ketua KNPI Kabupaten Paniai tahun 1984.
Berita Terkait
-
Polemik Gerbong Wanita KRL, KAI Tegaskan Belum Ada Perubahan
-
Perempuan Disuruh Mandiri Tapi Dihakimi: Ironi Kasus Daycare Little Aresha
-
Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Zodiak yang Sering Disebut 'Red Flag Berjalan', dari yang Manipulatif hingga Egois
-
BB Cream untuk Apa? Ini 5 Pilihan SPF Tinggi Biar Makeup Rapi dan Kulit Terlindungi
-
Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk
-
4 Perbedaan Utama El Nino dengan Musim Kemarau, Tak Sekadar Lebih Panas
-
Serum Penumbuh Rambut yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Produk yang Bisa Dipakai
-
Cleansing Oil Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya yang Terjangkau
-
Zahwa Massaid Kerja Apa? Kakak Aaliyah Massaid Punya Karier Mentereng di AS
-
Chef Expo 2026 Digelar di NICE PIK 2, Sajikan Kompetisi hingga Demo Masak Chef Ternama
-
7 Lipstik Matte Transferproof Anti Bibir Kering, Warna Tahan Lama Seharian
-
5 Rekomendasi Bedak yang Tidak Waterproof, Mudah Dibersihkan dan Tak Menyumbat Pori