Suara.com - Rasa ingin tahu atau yang kini populer disebut 'Kepo' seringkali dianggap menganggu bagi sebagian besar orang.
Tapi ternyata rasa 'kepo' punya segudang manfaat lho! Apa saja? Berikut lima alasan mengapa rasa ingin tahu itu bermanfaat.
1. Dapat mempererat hubungan Anda dengan orang-orang sekitar
Rasa ingin tahu tentang kehidupan orang-orang di sekitar Anda justru akan membuat Anda lebih disenangi, tapi bukan kepo yang negatif ya! Jika Anda menunjukkan minat yang tinggi pada seseorang dan memelihara hubungan dengan banyak orang, Anda akan memiliki teman yang banyak dan kehidupan sosial yang menyenangkan.
"Orang-orang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sering dianggap pendengar yang baik," tulis Ben Dean, Ph.D. dalam sebuah newsletter untuk University of Pennsylvania. "Pada tahap awal hubungan dengan orang baru, kita cenderung berbicara tentang minat atau hobi kita. Orang-orang penasaran cenderung membawa kesenangan dan kebaruan ke dalam hubungan sosialnya," tambahnya.
2. Dapat membantu melindungi otak Anda
Pernahkah Anda mendengar bahwa teka-teki silang dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer? "Sebabnya, rasa ingin tahu merangsang neuron otak untuk lebih mudah menyerap hal-hal baru," David Knopman, seorang profesor neurologi di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota. "Jika orang dapat terus merangsang kemampuan intelektual mereka sepanjang hidup dengan bermain game itu merupakan perlindungan efektif untuk kesehatan otak," tambahnya.
3. Dapat membantu Anda mengatasi kecemasan
Gugup merupakan hal yang awajar ketika bertemu dengan orang-orang baru. Tapi rasa ingin tahu bisa membantu Anda menciptakan suasana yang menyenangkan saat berkenalan dengan orang baru. Otomatis kecemasan pun akan sirna dari diri Anda.
"Orang-orang yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, akan lebih mudah terhindar dari kecemasan saat menghadapi situasi baru dalam hidupnya. Mereka juga cenderung terlibat sebagai mediator saat terlibat konflik tertentu," menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2009 oleh psikolog Todd Kashdan dalam the Journal Of Anxiety Disorders.
4. Memicu kebahagiaan
Salah satu teori tentang kebahagiaan adalah saat kita membangun definisi kebahagiaan pada usia belia. Ketika seseorang memiliki rasa ingin tahu, Ia akan mudah mengambil risiko untuk mendapatkan kebahagiaan. Alih-alih menganggap kehidupan sebagai suatu yang menakutkan, para kepo-ers akan menganggap hidup sebagai pencarian yang menyenangkan untuk belajar dan terus tumbuh.
5. Dapat membantu Anda belajar tentang apapun
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Neuron menemukan bahwa jauh akan lebih mudah mempelajari sesuatu yang rasanya tidak menarik dengan rasa ingin tahu yang dimiliki. Jika Anda para remaja, kesulitan saat belajar, cobalah menyelingi waktu belajar Anda dengan menonton TV favorit Anda selama 10 menit.
Hal ini akan memberi Anda istirahat yang berkualitas dan merangsang pusat kesenangan di otak. Ketika Anda kembali belajar, otak akan lebih siap untuk menerima informasi yang Anda anggap membosankan. "Carilah cara untuk membuat Anda semangat belajar dengan menyelingi aktivitas yang Anda sangat suka. Cara ini bisa merangsang otak Anda untuk lebih 'panas'," Lifehacker menyarankan. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
4 Dampak Rupiah Melemah Pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari
-
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal dan Link-nya
-
Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?
-
5 Skincare Wardah untuk Kurangi Kerutan Usia 50 Tahun, Wajah Kembali Kencang
-
3 Zodiak Diprediksi Beruntung 18-24 Mei 2026, Masa Sulit Mulai Berakhir
-
Banjir Hoki, 4 Shio Ini Diperkirakan Bernasib Baik pada 17 Mei 2026
-
Terpopuler: 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Bolehkah Kurban Utang atau Nyicil?
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan