Suara.com - Bacem, telah diakui sebagai salah satu proses memasak khas Indonesia yang hingga kini masih digemari. Dan untuk melestarikan kuliner Nusantara bernama bacem ini, PT. Unilever Indonesia mempersembahkan "Bango Bumbu Bacem".
Bango Bumbu Bacem, menurut Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia Tbk, Nuning Wahyuningsih dihadirkan sebagai cara praktis untuk menyajikan citarasa otentik hidangan bacem di rumah.
"Ini upaya kami untuk mengangkat dan memopulerkan kembali bumbu bacem," ujar dia di sela acara peluncuran Bango Bumbu Bacem di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (11/12/2014).
Nuning memaparkan, Bango Bumbu Bacem dibuat dengan paduan ketumbar berkualitas dan kecap mania bango ditambah bahan terbaik lainnya, sehingga terciptalah bacem yang lezat. Kecap Bango punya alasan sendiri saat memutuskan memilih bumbu bacem. Walaupun berasal dari Jawa, terang Nuning, tapi bacem bisa diterima dan dinikmati di seluruh pelosok Indonesia.
"Salah satunya juga karena bahan dasar bacem itu dari kecap," jelas Nuning sembari menambahkan Bango Bumbu Bacem hadir dalam dua varian yaitu Bumbu Ayam Goreng Bacem dan Bumbu Tempe dan Tahu Bacem.
"Kami berharap hadirnya bumbu bacem ini dapat menjawab kerinduan pecinta kuliner pada hidangan bacem. Dan bisa melestarikan kuliner Nusantara," katanya.
Pengamat kuliner, Odilia Winneke menambahkan bacem memang salah satu kuliner Nusantara yang sudah tidak asing. Namun menurutnya, tak semua orang bisa membuat bacem dengan rasa khas Jawa.
"Asalnya kan dari Jawa dan banyak yang menyukainya. Tapi tidak banyak yang bisa membuatnya sesuai aslinya. Karena proses pembuatannya memakan waktu dan memerlukan usaha. Bumbunya tidak semua orang bisa menakar. Proses mengulek bumbu juga takut tidak merata," kata Odilia.
Ia menambahkan, bumbu jadi ini sangat membantu memudahkan proses pembuatannya tanpa merusak warisan resep kuliner Nusantara.
"Yang penting citarasa bacemnya tidak berubah. Tetap ada rasa ketumbarnya sedikit, manis sedikit, wangi daun salam dan bawang putih bawang merah. Teknik membacemnya juga tidak berubah," tambah Odelia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah
-
Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan
-
Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres
-
Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI
-
6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui
-
Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri
-
Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan
-
Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta
-
Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach