Sebuah penelitian di AS yang dirilis Selasa (16/12/2014) menyebut makin sedikit remaja AS mengonsumsi alkohol atau rokok dibanding 40 tahun sebelumnya. Namun demikian, jumlah remaja yang mengonsumsi obat-obatan terlarang tetap stabil. Penelitian yang dilakukan program pemantauan University of Michigan ini memperkirakan sikap penolakan menjadi faktor utama yang memicu penurunan konsumsi minuman keras dan merokok pada remaja.
Kesimpulan ini setelah tim melacak data penyalahgunaan zat terlarang pada 40.000 dan 50.000 siswa di kelas 8, 10 dan 12 di 400 sekolah.
"Ada banyak berita baik dalam hasil tahun ini, namun masalah penggunaan narkoba remaja dan penyalahgunaan masih mengkhawatirkan," kata Lloyd Johnston, peneliti utama di survei tersebut.
Laporan itu menyebut, hanya 41 persen remaja yang disurvei mengatakan mereka minum alkohol, turun dari angka 61 persen pada tahun 1997. Penelitian itu juga menemukan pesta minuman keras juga turun tajam. Demikian juga, hanya 8 persen dari remaja yang disurvei mengatakan mereka merokok, turun dari 28 persen, pada tahun 1997.
Konsumsi alkohol dan rokok ini merupakan yang terendah dalam sejarah survei yang mulai dilakukan pada 1975. Penggunaan obat-obatan terlarang populer, termasuk ganja sintetis dan ekstasi juga menurun. Tapi konsumsi heroin, kokain dan methamphetamine kristal tidak berubah dalam dua tahun terakhir.
Mereka yang disurvei juga mengaku menyalahgunakan resep obat. Sementara remaja dilaporkan mengurangi penggunaan obat penghilang rasa sakit OxyContin, stimulan Ritalin dan obat penenang Adderall. Kedua obat tersebut digunakan untuk mengobati Attention Deficit Hyperactivity Disorder.
Mariyuana, yang sangat populer di kalangan remaja, juga menurun setelah lima tahun berurut terus meningkat. Sekitar 5,8 persen siswa SMU mengaku mengisap ganja setiap hari atau hampir setiap hari, turun dari 6,5 persen tahun sebelumnya. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk