Saat anak-anak rewel, banyak orangtua yang mencoba 'menyuap' anak dengan iming-iming hadiah agar cepat tenang. Padahal menurut penelitian, cara ini bisa berpengaruh buruk pada pertumbuhan kejiwaan anak dan dalam jangka panjang bisa menghambat masa depan anak.
Penelitian itu melibatkan 700 orang dewasa. Dan kepada para responden ditanyai tentang masa kecil mereka, bagaimana hubungan dengan orang tua dan jenis hukuman yang sering dialaminya.
Peneliti menyimpulkan bahwa strategi pengasuhan yang salah bisa memicu sikap materialistik di kalangan anak-anak. Termasuk menggunakan hadiah sebagai senjata menenangkan anak-anak, untuk menunjukkan kasih sayang atau bahkan meniadakan hadiah sebagai hukuman.
Hasil penelitian menunjukkan, kebiasaan memberi hadiah membuat anak-anaknya menjadi materialistik saat dewasa. Dan orang-orang yang matre beresiko tinggi mengalami masalah keuangan, seperti kecanduan judi, terlilit hutang, dan menghadapi masalah di rumah tangganya.
Oleh karena itu, para peneliti menyarankan orang tua mengajar anak-anak untuk bersyukur atas hadiah yang mereka terima dan tidak menjadikan hadiah sebagai suatu kebiasaan.
"Masing-masing anak harus diajarkan mengucapkan terima kasih saat menerima hadiah. Mereka menjadi sadar betapa beruntungnya mereka, yang membuka jalan bagi mereka untuk bermurah hati dan tidak materialistik," kata Marsha Richins, salah satu peneliti. (zeenews.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali