Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkap penyebab disfungsi ereksi pada kaum Adam. Penelitian ini menemukan indikasi bahwa disfungsi ereksi yang dialami lelaki saat dewasa diakibatkan adanya hubungan yang kurang baik dengan ibu mereka saat kanak-kanak.
Disfungsi ereksi yang juga populer dengan sebutan impotensi merupakan kondisi dimana lelaki tidak mampu mencapai ereksi saat berhubungan seksual.
Kondisi yang nampaknya menjadi momok bagi para lelaki dewasa ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya konsumsi narkoba, gaya hidup, dan kesehatan fisik. Namun peneliti dari Charles University di Praha berhasil menemukan penyebab lain dari disfungsi ereksi yang dikaitkan dengan hubungan terhadap sang ibu beberapa tahun silam.
Para peneliti menyimpulkan bahwa dalam beberapa kasus disfungsi ereksi mungkin merupakan penyakit psikogenik, yakni penyakit fisik yang berasal dari tekanan emosional atau mental. Penyakit ini juga sulit didiagnosa karena tidak ada tanda-tanda fisik yang menguatkannya.
Untuk mendapatkan temuan ini para peneliti mensurvei 960 laki-laki berusia 15 hingga 88 tahun tentang kebiasaan seksual mereka dan pengalaman masa kecilnya.
Hasilnya ditemukan bahwa laki-laki yang mengalami masalah emosional selama masa kanak-kanak dan memiliki hubungan yang kurang baik dengan ibunya lebih berisiko tinggi mengembangkan penyakit disfungsi ereksi ini.
Tak hanya itu, usia awal ketika lelaki jatuh cinta untuk kali pertama juga tampaknya mempengaruhi disfungsi ereksi di kemudian hari. Lelaki yang jatuh cinta di usia sangat muda lebih mungkin mengalami kesulitan dalam kehidupan seksual mereka di kemudian hari daripada mereka yang jatuh cinta di usia rata-rata atau belum pernah merasakan jatuh cinta.
Meskipun penelitian ini lebih merujuk pada faktor psikologis yang menyebabkan disfungsi ereksi, faktor fisik lainnya juga berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Misalnya, ketergantungan alkohol, adanya tekanan darah tinggi, dan penyakit Parkinson, semuanya telah terbukti dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada laki-laki.
Sementara itu, Sigmund Freud sebagai bapak penggagas psikoanalisis menyatakan bahwa banyak tindakan seksual yang dipengaruhi perilaku saat kecil. Sebagai contoh, ia percaya oral seks dikaitkan dengan pengalaman lelaki saat menyusui dan menelan ASI ibunya.
Lebih lanjut, Freud mengatakan bahwa lima tahun pertama kehidupan sangat mendasari pembentukan kepribadian, dan libido anak-anak di kemudian hari. Sedangkan menurut psikolog, pengalaman masa kecil bisa menentukan kepribadian dan kesehatan orang saat dewasa. (Medical Daily)
Berita Terkait
-
Kebiasaan yang Jadi Pemicu Banyak Pria Muda Kena Impotensi
-
Kenali Penyebab Impotensi, IDI Barito Utara Berikan Informasi Pengobatan
-
Mimi Peri Ogah Nikah Seumur Hidup karena Impotensi: Daripada Aku Nyakitin Orang Lain
-
Banyak Pria Pakai Obat Kuat Cuma Demi Senang-Senang, Dokter Peringatkan Bahayanya
-
Kesal Ditegur Ambil Foto, Pria di Singapura Racuni Bubble Tea Wanita Pakai Obat Disfungsi Ereksi
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Makna Tahun Kuda Api di Perayaan Imlek 2026, Pakar Feng Shui: FOMO, Ambisi, dan Risiko Burnout
-
Apa Bedanya Ucapan Imlek Gong Xi Fa Cai dan Xin Nian Kuai Le? Jangan Sampai Tertukar
-
5 Ide Jualan Takjil Bulan Puasa Kekinian, Modal Kecil tapi Paling Laris!
-
Sidang Isbat Puasa Ramadan 2026 Tayang di TV Apa? Ini Jadwal dan Link Nontonnya
-
35 Ucapan Imlek 2026 Bahasa Mandarin yang Simpel dan Penuh Makna
-
Apakah Orang Islam Boleh Merayakan Imlek? Ini Aturannya
-
Jadwal Libur dan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Pemerintah dan Swasta
-
5 Merk Smart TV Awet yang Layarnya Tidak Mudah Bergaris
-
25 Ucapan Maaf Menjelang Ramadan Bahasa Sunda, Siap Dikirimkan ke Grup WhatsApp
-
Domino Bukan Sekadar Permainan: Intip Transformasinya Jadi Olahraga Pikiran Profesional di Makassar