Restoran ini sering menjuluki dirinya sebagai tempatnya kuliner dan sinema. Tak berlebihan memang julukan ini disematkan untuk Paviliun 28, di Jalan Petogogan I No. 25 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini. Ya karena tempat ini menggabungkan aktivitas makan dan nonton film. Dan kini, Paviliun 28 menjadi tempat favorit kum muda di Jakarta untuk menghabiskan waktu bersama teman atau sahabat.
Berbagai kegiatan bisa dilakukan di sini, mulai dari makan, menonton, kongkow, belanja, rapat hingga melakukan kegiatan kreatif seperti pameran seni. Sejak awal Eugene Panji, pemilik Paviliun 28 yang juga seorang sutradara film menginginkan agar tempat ini menjadi tempat kreatif, di mana inspirasi tumbuh dalam suasana yang santai sambil menikmati makanan dan minuman lezat.
Hasilnya sebuah restoran yang cozy. Sebuah pintu berwarna merah dengan tulisan Paviliun 28, menjadi penanda yang mampu menumbuhkan rasa penasaran tamu yang datang. Karena tak ada satu pun tulisan yang menerangkan tempat apakah Paviliun 28 itu.
Ketika masuk, saya disambut ruangan yang begitu nyaman di dalamnya. Tembok bata ekspose dan tiang beton yang dibiarkan polos tanpa cat dipadu dengan meja dan kursi tempo dulu.
Sementara di sisi kanan, sebuah ruangan kecil yang menyatu dengan cafe, dimanfaatkan sebagai butik dan barbershop. Dan, di ujung ruang mata saya menangkap sebuah bar jamu lengkap dengan bartender yang siap meracik minuman pesanan Anda. Sedangkan di bagian belakang restoran ini terdapat sebuah teater kecil berkapasitas 35 orang. Di sini biasa diputar film-film yang tak bisa digolongkan dalam kategori mainstream.
"Eugene Panji sang pemilik ingin menciptakan sebuah tempat, di mana anak muda dapat menikmati seni dan berlama-lama di sini," terang Jonathan Lesmana, Managing Director Paviliun 28.
Maka interior Paviliun 28 yang resmi beroperasi pertengahan tahun lalu ini, ditata layaknya sebuah ruang keluarga. Sehingga pelanggan yang datang betah berlama-lama di sini.
Menu.
Sebagai tempat makan, Paviliun 28 menawarkan menu Indonesia, dengan spesialisasi minuman herbal alias jamu. Ternyata semua ramuan jamu di sini, didatangkan dari kafe jamu Suwe Ora Jamu yang terletak tepat di seberang jalan. Sebagian besar jamu itu memang berasa pahit, namun jika Anda menghendaki, bartender akan menambahkan madu atau menyajikan teh jahe sebagai minuman penghilang rasa pahit.
Bahkan sebagian jamu-jamu itu tampil groovy, dalam berbagai pilihan rasa seperti cokelat, stroberi, jambu merah dan black currant.
"Jamu favorit di sini adalah beras kencur, dari lengkuas (jahe pasir) dan beras. Biasanya disajikan dengan es agar lebih segar. Paviliun 28 juga menjual jamu botol untuk dibawa pulang," jelas Jonathan.
Sedangkan untuk makanan berat, Paviliun 28 memiliki hidangan favorit, yakni nasi bakar. Nasi disajikan dengan dibungkus daun pisang setelah dipanggang. Sebagai lauk disertakan abon ayam, ikan asin jambal dan hhmm, petai yang menggugah selera.
Nasi bakar disajikan hangat, dengan aroma harum nasi yang menggugah. Rasanya yang gurih dan pedas sangat pas di lidah. Jika kurang pedas, dapur Paviliun juga menyediakan cabai merah.
Selain itu, ada pula nasi krengseng, yakni nasi putih dengan domba goreng dan sambal matah. Sambal ini terbuat dari bawang merah, bawang putih dan cabai merah mentah dengan rasa pedas yang menggoda. Rasa asli Indonesianya begitu terasa di lidah.
Tapi Paviliun 28, memang didesain bukan hanya sebagai tempat makan atau menyeruput jamu. Di sini, pengunjung juga dapat menikmati film dan seni. Paviliun 28 juga sering memutar film dengan berbagai pilihan dan genre. Biaya sewanya dipatok Rp250 ribu per jam. Jadi, jika ingin lebih murah datanglah berombongan.
"Kita bikin bioskop ini benar-benar serius. Pakai proyektor dengan kualitas baik, suaranya sudah oke. Jadi memang banyak komunitas yang menyewa, juga untuk menggelar gathering," ungkapnya.
Sedangkan butik di pojok kafe, menyediakan pilihan pakaian yang nggak biasa. Untuk yang ingin bercukur, bisa datang ke ruangam sebelahnya, karena terdapat barbershop. Selain itu, Paviliun 28 juga memiliki ruang pertemuan yang sering dijadikan lokasi untuk menggelar diskusi para pekerja kreatif seperti pekerja film, fotografer ataupun menggelar kelas singkat untuk berbagai kegiatan seni.
"Jadwal film yang diputar atau kelas seni yang digelar, bisa dilihat di situs Paviliun 28 atau twitter," ujar Jonathan mempromosikan restorannya.
Nah jika belum punya rencana untuk menghabiskan akhir pekan ini, maka cobalah mampir ke Paviliun 28. Setiap hari, tempat ini buka dari pukul 15.00 hingga 24.00 WIB. Sedangkan harga makanan berkiasr antara Rp12 ribu hingga Rp45 ribu.
Berita Terkait
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Rin Culinary Art, Fine Dining dengan Sentuhan Jepang dan Bahan Lokal Indonesia
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run
-
4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama
-
Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya