Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para psikolog dari Union College di New York, Amerika, menemukan kalau orang-orang yang tak nyaman dengan kehidupan cinta mereka banyak yang melarikan diri di media sosial Facebook.
Orang tipe ini bakal rajin memposting di wall atau dinding, berkomentar, memperbahuri atau me”like” sesuatu untuk mendapat perhatian.
Para pakar psikologi mengkategorikan dua jenis orang yang aktif di Facebook, yakni orang yang sangat pencemas dan orang yang betul mempunyai sifat terbuka.
Tipe yang pertama menurut para pakar, lebih banyak ketimbang tipe kedua dan mereka lebih banyak mencari respon balik di Facebook.
“Dibandingan dengan orang yang merasa aman, mereka yang punya cemas berlebihan lebih sensitif merespon,” ujar professor peneliti Union College Joshua Hart seperti dari jurnal Personality and Individual Differences, Kamis (12/2/2015).
Penelitian melalui survei ini melibatkan 600 orang dengan rentang umur cukup jauh, dari 18 sampai 83 tahun. Mereka ditanya soal tendensi hubungan tertutup dan kaitannya dengan kebiasaan di Facebook.
"Karena orang-orang ini membutuhkan jaminan penuh kalau mereka dicintai dan sangat sensitif terhadap pendapat orang lain tentang mereka, mereka berpaling ke Facebook," ungkap para peneliti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan