Menghabiskan waktu bersama teman untuk sekedar menyeruput kopi atau mencicipi berbagai sajian menu kafe tentu sudah biasa. Lalu apa jadinya jika kita bisa nongkrong bareng kucing di sebuah kafe? Anda bisa mencobanya di sebuah 'cat cafe' yang baru saja buka di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. The Cat Cabin Jakarta namanya.
Sesuai namanya, Anda bisa bersantai sejenak sembari menyeruput minuman dan kembali bercanda dengan kucing yang terawat baik di kedai ini. Kafe yang menempati sebuah bangunan rumah toko di jalan Kemang Raya No. 31 ini, tidak sulit untuk ditemukan. Kafe ini berada di lantai dua, sehingga penunjung harus menaiki tangga untuk masuk ke kafe ini.
Sesampainya di kafe, pelayan restoran akan mempersilahkan Anda untuk melepas alas kaki dan menggantinya dengan sandal yang disediakan. Di pintu masuk juga tersedia cairan disinfektan untuk menjaga 'kebersihan' pengunjung yang akan menyentuh kucing di gerai ini. Berhubung kafe ini 'menjual' kucing, maka kepada setiap pengunjung yang datang dikenai 'entrance fee' alias tiket masuk seharga Rp50 ribu di jam pertama, dan Rp30 ribu untuk satu jam berikutnya.
Meski demikian, pengunjung tetap mengalir. Bahkan ada kalanya pengunjung harus masuk ke daftar tunggu karena jumlah maksimal pengunjung yang diperbolehkan berada di dalam kafe hanya 20 orang. Sehingga untuk kenyamanan, Anda sebaiknya pesan tempat terlebih dahulu sebelum berkunjung.
Dan ketika saya berkunjung ke kafe ini, beberapa waktu lalu, begitu masuk ke dalam kafe, mata saya langsung tertuju pada seekor kucing persia berbulu putih. Dengan manisnya, kucing yang dinamai Tomo menatap saya seakan ingin dimanja.
Total ada 11 ekor kucing yang 'menghuni' kafe ini. Mereka dari berbagai jenis persia dan lokal antara lain Tomo, Komo, Batman, Niquila, Pitak, Cemong, Badtz, Kacang, Flavis & Giallo dan Nona. Tak hanya kucing-kucing cantik, interior cat Cabin juga dihiasi pernak-pernik kucing. Beberapa foto kucing berjejer rapi di dinding.
Beberapa rak gantung berisi buku bacaan yang ditambahkan, menambah hangat suasana kafe ini. Meski tak bisa dibilang luas, Cat Cabin Jakarta menawarkan tujuh spot bersantai dengan konsep yang berbeda-beda. Anda bisa memilih duduk di sofa, meja makan yang terdiri dari enam kursi, atau di meja pendek dengan bantalan untuk duduk di lantai.
Jika Anda sudah menemukan spot yang diinginkan, pelayan akan menyodorkan buku panduan dan buku menu. Di buku panduan, pengunjung akan mendapat informasi mengenai jenis dan nama kucing yang ada di gerai ini, sekaligus harus mematuhi peraturan yang ada.
Beberapa peraturan tersebut diantaranya tidak boleh foto kucing dengan menggunakan lampu kilat (flash), tidak boleh menarik ekor kucing, jangan memberi makan kucing sembarangan dan jangan mengganggu kucing yang sedang tidur.
"Karena kucing juga bisa stres. Takutnya mereka terganggu dan stres makanya kita buat aturan di kafe ini," ujar Asisten Manager Kafe, Tiyas N.
Ia menambahkan konsep kafe yang baru dibuka pada hari Valentine lalu ini memang terinspirasi dari beberapa negara yang pernah dikunjungi oleh tiga orang yang menggagas kafe ini, Ayu, Yansen dan Tama.
"Memang ketiga pemiliknya sama-sama pecinta kucing. Kebetulan kalau Ayu memang sudah lama bermimpi membuat cat cafe ini. Yansen dan Tama akhirnya juga tertarik bergabung karena ibu mereka tidak terlalu suka kucing jadi dengan adanya kafe ini mereka bisa menitipkan kucing-kucing mereka di sini," tambahnya.
Menu.
Bermain dengan kucing memang menjadi jualan utama Cat Cabin. Sehingga menu makanan hanya menjadi pendamping. Tak heran jika menu makanan yang ada terbilang sederhana. Harganya juga ramah di kantong, mulai harga Rp12-70 ribu.
Bahkan menurut Tiyas, beberapa menu sajian di The Cat Cabin Jakarta masih dipesan dari pihak ketiga, antara lain Salmon Miso Don, Beef Garlic Yakimeshi Don, dan beberapa menu lainnya. Sedangkan menu yang dibuat sendiri oleh The Cat Cabin Jakarta adalah Chibi lasagna.
Sesuai namanya, makanan tradisional Italia ini berisi daging sapi cincang, sayuran dan keju mozarella di dalamnya. Dipatok seharga Rp30 ribu, porsi pasta ini sangat pas sebagai makanan selingan ketika bersantai di tempat yang homey ini. Rasanya pun tak kalah dengan lasagna lainnya. Keju mozarellanya sangat kentara dengan potongan daging cincang yang cukup banyak.
Untuk minumannya, selain menyediakan kopi, teh hangat, es teh dan minuman ringan, Cat Cabin punya menu unggulan 'Kitty punch. Minuman yang dibanderol harga Rp25 ribu ini, merupakan fruit punch dengan tambahan es susu di atasnya. Disajikan dalam sebuah gelas, lengkap dengan hiasan kucing di atasnya. Sensasi menyegarkan langsung terasa saat meneguk minuman ini. Paduan susu dan buah-buahan terasa pas.
Tibalah ke menu penutup, saya memesan 'Almond pudding with fresh fruits seharga Rp20 ribu. Sesuai namanya, pudding ini menonjolkan citarasa almond yang disiram dengan sirup dan berpadu dengan beberapa potongan buah di atasnya seperti kelengkeng, mangga, jeruk, dan nanas.
Tiyas menegaskan, semua tempat dan proses penyajian makanan dan minuman di sini dipisahkan dari kucing. Pemilik juga telah mempertimbangkan kehiegenisan dapur di kafe ini. Meski pengunjung memesan makanan, kucing pun tak tertarik untuk mengganggu atau meminta jatahnya. Hal ini dikarenakan, kucing sudah mendapat jam makan yang tepat sehingga mereka terus merasa kenyang.
Kucing-kucing di sini dirawat tiga kali sehari. Hal ini penting untuk menjaga kucing dan manusia dari risiko tertularnya penyakit tertentu. Mereka juga rutin membawa kucing-kucing ini ke dokter hewan seminggu sekali di hari Senin.
Tertarik untuk nongkrong di kafe bersama kucing? The Cat Cabin Jakarta buka setiap Selasa-Minggu dari pukul 10.00 hingga 21.00 waktu Indonesia bagian barat. Sayangnya Anda tidak diperkenankan membawa kucing peliharaan pribadi, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan kekacauan. Namun bagi Anda yang tertarik memiliki kucing-kucing di sini, Anda bisa mengadopsi tentunya dengan persyaratan tertentu.
Berita Terkait
-
Kasus dengan Nabila O'Brien, Zendhy Kusuma dan Istri Mengaku Nama Baiknya Tercemar
-
Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
-
Sosok Gitaris Zendhy Kusuma yang Laporkan Owner Bibi Kelinci ke Polisi
-
Apakah Restoran Bibi Kelinci Halal? Sajikan Menu Peranakan di Kopitiam 24 Jam di Kemang
-
Sosok Nabilah O'Brien, Owner Bibi Kelinci Jadi Tersangka Usai Lapor Pencurian
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
30 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026 Singkat, Cocok Dijadikan Caption di Media Sosial
-
Beda Syarat DPR di Iran dan Indonesia, Viral Jadi Perbincangan Netizen
-
Kapan Sidang Isbat Lebaran 2026? Ini Jadwal Penentuan Idul Fitri 1447 H
-
5 Warna Baju Lebaran 2026 yang Diprediksi Tren: Teal Blue hingga Butter Yellow
-
Cara Buat Selai Nanas untuk Isian Nastar Versi Chef Yongki Gunawan, Wangi dan Warnanya Cantik
-
3 Resep Manisan Kolang Kaling Sirup Marjan, Segar dan Praktis untuk Sajian Lebaran
-
5 Sepatu New Balance Ori Lagi Promo Spesial Ramadan, Diskon sampai 50 Persen!
-
Daftar Lokasi ATM Mandiri dan BNI Pecahan Rp10 Ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026
-
Mengenal Whoop Band, Alat Canggih yang Dipakai Deddy Corbuzier Pantau Kesehatan Vidi Aldiano
-
Apakah Lebaran 2026 Muhammadiyah Berbeda dengan Pemerintah? Ini Penjelasannya