Suara.com - Matahari mulai meninggi saat saya selesai menjelajahi dua tempat legendaris' di Pasar Lama Tangerang, Klenteng Boen Tek Bio dan Musium Benteng Heritage. Kebetulan, waktu sholat zuhur pun tiba maka saya buru-buru mencari tempat untuk sembahyang, sekaligus mencari masjid tertua di Kota Tangerang yang konon telah berusia 300 tahun lebih, Masjid Jami Kalipasir.
Saat bertanya pada seorang penjual, jari telunjuknya mengarah ke sebuah gang sempit di perumahan Kisamaun. Tempat itu ternyata tak jauh dari Klenteng Boen Tek Bio, dan bisa dicapai dalam waktu 10 menit dengan berjalan kaki.
Sekilas masjid ini tak terlalu istimewa, tak beda dengan masjid pada umumnya. Tapi bagi saya, masjid bermenara hijau ini begitu memesona. Sangat menarik melihatnya masih berdiri kokoh di tengah usianya yang sudah semakin menua.
Masjid yang menaranya dicat hijau ini, kabarnya sudah mengalami banyak perubahan dari kondisi awalnya. Hanya dua sisi bangunan yang masih utuh dipertahankan, yakni empat tiang di dalam masjid, dan kubah kecil bermotif Cina di atas masjid.
Saat saya menyambangi Pasar Lama beberapa waktu lalu, masjid dengan luas 16x18 meter persegi ini sudah dikepung pemukiman padat, dan tidak menyisakan halaman untuk masjid ini. Kondisi ini membuat saya mengalami kesulitan mengabadikan masjid ini secara utuh.
Tapi saat masuk ke dalam masjid, Masjid dengan nuansa hijau putih tersebut sudah mengalami banyak perubahan dari kondisi awalnya. Hanya dua sisi bangunan yang masih utuh dipertahankan, yakni empat tiang di dalam masjid, dan kubah kecil bermotif China di atas masjid.
Setelah masuk ke masjid, sejenak saya meluangkan waktu untuk menikmati interior masjid yang tak terlalu mewah ini. Ada jejak akulturasi budaya Cina dan Islam di sini. Dan terus terang, saya merasakan kesejukan dalam kekunoannya, sehingga salat zuhur saya hari itu terasa begitu khusyuk.
Dan usai salat Zuhur, tujuan saya selanjutnya adalah mencicipi berbagai kuliner khas Pasar Lama. Beberapa di antaranya, telah saya bagi di artikel sebelumnya. Penasaran kuliner apa saja yang dapat ditemukan di Pasar Lama? Terus ikuti kisah saya.
Berita Terkait
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
-
Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut
-
Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini
-
Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Selamat! 12 Finalis Desainer Muda IYFDC 2026 Terpilih, Berpeluang Sekolah Mode di Italia
-
Chatib Basri dari Partai Apa? Diisukan Jadi Menkeu Baru
-
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
-
Berapa Harga Parfum Chanel? Ini Kisarannya dan 3 Merek Lokal yang Tak Kalah Wangi
-
Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban
-
Budi Gunadi Sadikin Gelarnya Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu
-
4 Sepeda Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 60 Km, Bantu Hemat Biaya Bensin
-
Pertamax Naik, Ini Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026
-
Berapa Lama Durasi Mandi yang Ideal? Dokter Ungkap Batas Waktu yang Disarankan
-
Harga Bahan Baku Naik Terus? Ini Trik Cerdas UMKM Tetap Cuan Meski Inflasi