Suara.com - Pemerintah Kabupaten Samosir mengembangan potensi wisata Pantai Indah Situngkir dengan sistem pengelolaan berbasis kemitraan dan kerja sama masyarakat.
Menjawab Antara di Medan, Minggu, Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengatakan, Pantai Indah Situngkir tersebut baru dikembangkan dan berada persis di pinggiran Danau Toba di Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan.
Dibandingkan dengan pinggiran Danau Toba lainnya, Pantai Indah Situngkir lebih menarik dengan pinggiran pantai yang lebih panjang dan hamparan pasir yang lebih lebar.
Karena itu Pantai Indah Situngkir selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada hari libur dan akhir pekan.
"Feri penyeberangan pun selalu penuh menuju Pantai Indah Situngkir," katanya.
Untuk meningkatkan keasrian dan keteduhan Pantai Indah Situngkir, Pemkab Samosir telah menambah penanaman pohon beringin sebagai pohon pelindung.
Pihaknya juga telah membangun fasilitas mandi dan sanitasi yang dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Indah Situngkir.
"Infrastruktur jalan juga sudah dicor supaya tahan lama. Biar lebih mahal, tetapi lebih tahan," ujarnya.
Menurut Bupati, untuk memberikan manfaat yang lebih besar, pengelolaan potensi wisata Pantai Indah Situngkir dilakukan berbasis masyarakat.
Pihaknya melihat kesadaran terhadap manfaat sektor kepariwisataan telah muncul sehingga mulai kompak dalam mengelola potensi wisata yang ada.
Karena itu, Pemkab Samosir memprioritaskan bantuan yang ada dan melakukan model pendekatan Destination Management Organization atau penyadaran dan pengorganisasian masyarakat.
"Jadi, Pemkab Samosir hanya menjadi fasilitator. Masyarakat harus disadarkan, lalu diberdayakan," ujar tandasnya.
Berita Terkait
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul