Suara.com - Sederet tunggangan unik berjajar di sebuah booth pada perhelatan Indonesia Greaser Party beberapa waktu lalu. Sepintas, tunggangan ini cocok ditujukan untuk anak-anak, saking mininya body motor tersebut.
Ternyata sederet tunggangan mini ini merupakan koleksi dari komunitas penggemar sepeda motor mini atau yang berjuluk Indonesia Classic Mini Bikes (ICMB). Meski baru seumur jagung, komunitas ini membuktikan bahwa pecinta motor mini di Indonesia tak sedikit.
Tercatat setidaknya 50 kolektor bergabung di Indo Classic Mini Bikes (ICMB) yang baru berdiri pada Februari lalu. Kebanyakan dari mereka rela menggelontorkan puluhan juta rupiah demi memuaskan hasrat memiliki motor mini ini.
"Untuk harga motor mini sendiri memang terbilang tinggi, mulai dari Rp30 juta bahkan hingga ratusan juta tergantung seberapa unik motornya," kata Wakil Presiden ICMB, Gun Gun kepada Suara.com beberapa waktu lalu.
Meski mini, motor-motor ini tak bisa diremehkan begitu saja penggunaannya. Mereka dimiliki tak sekadar sebagai pajangan di teras rumah sang kolektor.
Seperti motor pada umumnya, tunggangan mini ini juga bisa melaju kencang dan mengantarkan si pengendara ke tujuan yang diinginkan. Bahkan, Gun Gun menyebut, motor mini ini pernah mereka kendarai dari Jakarta hingga ke Puncak.
"Kemampuannya sama kok dengan motor-motor normal lainnya. Bahkan kami pernah tur bersama teman-teman sampai ke puncak. Tapi memang biasanya sehari-hari kita gunakan di sekitar komplek rumah atau yang dekat-dekat saja," imbuh Gun Gun.
Menunggang motor mini tentunya tak membuat anggota komunitas ini segan berjejer dengan motor lainnya bahkan setingkat moge (motor gede) yang berukuran jauh lebih besar. Bentuknya yang unik dan langka, seringkali membuat pemilik motor mini ini menjadi pusat perhatian banyak orang.
“Motor mini ini meskipun secara body kecil, tapi orang mau setinggi dan segemuk apapun tetap bisa menaiki. Menyenangkan juga ketika bisa bikin orang yang melihat selalu senyum terus,”ungkap Gun Gun.
Keluaran Jepang
Rata-rata motor mini koleksi para anggota komunitas ICMB keluaran dari pabrikan Jepang. Menurut Gun Gun, yang membedakan komunitas ini dengan komunitas 'mini bike' lainnya adalah konsistensi model pabrikan.
Ia menyebut bahwa semua motor yang dimiliki para anggota komunitasnya memang berbentuk mini sesuai dengan keluaran pabrik. Tipe mini bike yang diboyong komunitas ini antara lain Yamaha Passol, Honda Gorilla, Z50 Monkey, Motocompo Z50-4liter, serta Honda Dax.
"Kalau di Indonesia Classic Mini Bike, motor yang dimiliki memang sudah mini dari pabriknya. Bukan hasil modifikasi dari motor normal lainnya. Kami hadir sekadar untuk melestarikan keberadaanya di Indonesia," tegasnya lagi.
Salah satu tipe motor yang ditengarai hanya ada satu di Indonesia adalah Honda ST-50M. Perlakuannya pun cukup unik, motor ini dimasukkan dalam sebuah pelindung plastik berukuran besar agar terhindar dari debu dan tangan-tangan jahil pengunjung.
"Ini harga bisa ratusan juta. Tergantung jumlah produksinya, kalau langka harga akan semakin melangit. Kebanyakan kolektor mencari yang unik dan langka seperti ini," jelas Gun Gun.
Keberadaan komunitas ini tak lain bertujuan untuk mengapresiasi dan melestarikan keberadaan motor mini di Indonesia. Gun Gun juga menyebut, kedekatan yang terjalin antar anggota komunitas mempermudah penyebaran informasi seputar motor mini, salah satunya mengenai spare part yang cukup sulit untuk ditemukan di Indonesia.
“Sengaja kita bikin komunitas ini karena komunitas ini jarang spare part nya. Kebanyakan berasal dari Thailand atau Jepang. Dengan bikin komunitas ini kita bisa gampang cari sparepart-nya,” ungkapnya.
Bagi Anda yang memiliki motor mini dan ingin bergabung dengan komunitas ini, ICMB membuka kesempatan selebar-lebarnya. Caranya pun cukup mudah, hanya dengan mendaftar melalui media sosial ICMB, baik Facebook atau Instagram di akun @IndoClassicMiniBike yang sudah memiliki pengikut hingga 1500an orang.
"Kami membuka kesempatan siapapun yang ingin bergabung. Tapi syaratnya harus memiliki motor mini yang memang bukan hasil modifikasi. Jadi asal pabrikannya memang mini," imbuh Gun Gun.
Hingga tiga bulan didirikan, Indo Classic Mini Bike sudah memiliki berbagai chapter, antara lain Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Kalimantan. Dalam waktu dekat, Gun Gun mengaku komunitas ini akan membuka chapter baru untuk wilayah Bekasi dan Cirebon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
4 Warna Cat Rambut yang Paling Cocok untuk Samarkan Uban Tanpa Terlihat Tua
-
5 Sunscreen Remaja Agar Tidak Kena Flek Hitam di Usia 30 Tahun
-
5 Moisturizer untuk Hilangkan Mata Panda Usia 30 Tahun
-
7 Skincare Glycolic Acid untuk Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Terpopuler: Sunscreen Terbaik untuk Atasi Flek Hitam Usia 40-an, Promo Menarik di Superindo
-
5 Pilihan Moisturizer Wardah untuk Usia 50 Tahun agar Kulit Tetap Lembap
-
3 Bedak Padat Mustika Ratu untuk Samarkan Garis Halus Usia 40 ke Atas
-
Puasa Berapa Hari Lagi? Ini Jadwal Penetapannya dari Kemenag, NU dan Muhammadiyah
-
Promo LotteMart Daebak, Diskon Gede hingga 50 Persen Sampai 18 Januari
-
7 Cara Mengatasi Uban di Usia 50-an Tanpa Harus Cat Rambut