- Kemenkeu bantah isu Menkeu temukan simpanan ribuan triliun milik Jokowi di Bank China.
- Konten TikTok terkait aliran dana tidak wajar Jokowi dipastikan hoaks oleh pemerintah.
- Publik diminta waspada terhadap disinformasi keuangan yang mencatut nama pejabat negara.
Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi membantah peredaran informasi yang menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data simpanan uang senilai ribuan triliun rupiah milik mantan Presiden Joko Widodo.
Kemenkeu memastikan bahwa narasi yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks.
"Berita yang menyatakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data uang Jokowi ribuan triliun di Bank Cina adalah tidak benar atau hoaks," tulis Kemenkeu dalam unggahan resmi media sosialnya, dikutip Kamis (15/1/2026).
Kronologi Narasi Palsu
Kabar menyesatkan ini bermula dari unggahan akun TikTok infonasional.id. Konten tersebut menampilkan manipulasi visual berupa gabungan foto Menteri Keuangan Purbaya, Joko Widodo, Iriana, dan Gibran Rakabuming Raka dengan latar belakang tumpukan uang sitaan hasil operasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam narasinya, akun tersebut mengeklaim adanya indikasi aliran dana tidak wajar lintas negara selama masa kepemimpinan Jokowi. Disebutkan pula bahwa analisis transaksi internasional dan intelijen keuangan menunjukkan keterlibatan bank-bank berbasis di Tiongkok sebagai simpul perantara atau penampung dana besar tersebut.
Pihak Kemenkeu menegaskan bahwa tidak ada data valid yang mendukung klaim tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan isu stabilitas ekonomi dan integritas pejabat negara.
Upaya penyebaran berita hoaks seperti ini dinilai dapat memicu disinformasi publik dan kegaduhan di sektor keuangan jika tidak segera diklarifikasi oleh otoritas terkait.
Baca Juga: KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN