Suara.com - Gallup yang melakukan survei World Happiness Report, Kamis (23/4/2015) merilis daftar negara terbahagia di dunia. Ini merupakan kali ketiga laporan serupa dirilis, sejak dilakukan pada 2012.
Laporan ini mencoba untuk memetakan kepuasan masyarakat di 150 negara di dunia tentang kehidupan mereka. Daftar ini dirilis berdasarkan jajak pendapat Gallup terhadap 1.000 orang (dari idealanya 3000 orang) di setiap negara. Survei ini meminta setiap responden untuk menilai kehidupan mereka pada skala 1-10, yang hasilnya kemudian dibuat rata-rata secara nasional .
Survei ini dilakukan setiap tahun antara 2012 dan 2014. Karena sejumlah alasan, beberapa negara kehilangan satu tahun. Hasilnya, warga Swiss masih menjadi negara yang paling bahagia. Dan, mungkin Anda tak menyangka jika Amerika Serikat berada di posisi 15, tepat di bawah Meksiko dan di atas Brasil. Sayangnya dari penelusuran suara.com, hingga posisi 53 nama Indonesia belum tercantum.
Setiap indeks kebahagiaan nasional terdiri dari enam faktor. Ada juga variabel "Dystopia" yang menggambarkan negara imajiner dengan orang-orang paling bahagia di dunia. Sedangkan enam faktor-lainnya adalah GDP, harapan hidup sehat, memiliki seseorang untuk diandalkan, kebebasan yang dirasakan untuk membuat pilihan hidup, bebas korupsi, dan kemurahan hati.
Enam faktor ini lantas dikalikan dengan koefisien yang ditetapkan yang menggambarkan besarnya pengaruh terhadap kebahagiaan seseorang. Dan berikut 10 negara paling bahagia di dunia:
1. Swiss (7,587)
2. Islandia (7,561)
3. Denmark (7,527)
4. Norwegia (7,522)
5. Kanada (7,427)
6. Finlandia (7,406)
7. Belanda (7,378)
8. Swedia (7,364)
9. Selandia Baru (7,286)
10. Australia (7,284)
11. Israel (7,278)
12. Kostarika (7,226)
13. Austria (7,200)
14. Meksiko (7,187)
15. Amerika Serikat (7,119) (mentalfloss.com)
Berita Terkait
-
Menjaga yang Sudah Ada di Buku Bahagia Itu Sederhana
-
3 Zodiak yang Mengalami Kebahagiaan Tak Terduga Mulai 4 Februari 2026
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout
-
Kebahagiaan Era Media Sosial: Antara Ekspresi Diri dan Kerentanan Emosional
-
Bahagia Versi Siapa? Mempertanyakan Klaim Prabowo di Swiss Tentang Rakyat RI
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya
-
6 Rekomendasi Cheongsam Adidas untuk Tampil Keren di Imlek 2026
-
Ada Hormon Serotonin di Balik Kebahagiaan yang Muncul Saat Makan Es Krim Cokelat