Suara.com - Komunitas ini memang berbasis pada jenis mobil tertentu. Tapi dalam perkembangannya kegiatan yang dilakukan tak hanya menyoal mobil, pengajian pun dilakoni komunitas ini.
Komunitas Terios Rush Community Indonesia atau TeRuCi, yang berdiri pada 8 September 2007 di Jakarta ini memang berbeda dengan komunitas yang lain. Bagaimana tidak, bisa disebut komunitas yang berbasis pada mobil Daihatsu Terios dan Toyota Rush ini tidak berkutat soal otomotif saja.
Salah satu pendiri TeRuci, Muhammad Putra Wijaya menyebut, TeRuci memiliki sub komunitas dengan berbagai kegiatan.
"Ada beberapa sub komunitas dibawah TeRuci," kata lelaki yang akrab disapa Ciput ini kepada suara.com beberapa waktu lalu.
Sub komunitas yang paling menarik perhatian adalah, Majelis Taklim TeRuci atau MTT. Sub komunitas yang digawangi oleh Ricky Iscahyanto dan Orcha ini berawal dari kegiatan sholat dzuhur
bersama pasca kopi darat. Kemudian tercetuslah ide untuk membuat sub komunitas sehingga memberikan manfaat lebih untuk anggotanya.
"Awalnya hanya sholat dzuhur bersama. Tapi kemudian terpikir, kenapa kalau ngumpul harus ngobrolin mobil saja. Muncullah ide untuk membuat majelis taklim," kata Ricky.
Meski namanya majelis taklim, Ricky mengaku tidak membatasi kegiatannya hanya untuk anggota beragama Islam saja. Karena sifatnya mendengar tausyiah yang berkaitan dengan hidup, anggota non muslim pun bisa ikut mendengar.
"Kami juga punya kegiatan CSR untuk sub komunitas kami yakni bagi-bagi al-quran," katanya.
Selain komunitas majelis taklim, TeRuci juga memiliki sub komunitas khas klub mobil yakni soal modifikasi, TeRuci Alto Adventure (TAA). Kekhasan kendaraan modifikasi Alto yakni pada jenis ban yang digunakan.
"Kalau Alto, pakai ban yang kembang besar. Dengan ring yang lebih kecil," kata salah seorang anggota TAA, Taufiq Urrakhman.
Sifat dari sub komunitas ini adalah melakukan petualangan di berbagai medan. Dia menyebut bahwa TAA rutin melakukan touring sekaligus mencoba berbagai medan mulai dari medan berpasir, tanah
liat atau lempung hingga medan dengan kontur yang tidak rata.
"Sub komunitas ini seperti memberikan kesempatan untuk pemilik yang suka petualangan dan juga suka modifikasi," katanya.
Soal modifikasi, Taufik menyebut TaRuci tidak hanya mewadahi modifikasi petualang saja, namun juga modifikasi dengan konsep style yakni Autostyle.
"Cirinya adalah, ban yang dipakai itu pakai ring lebih besar dengan ban yang lebih kecil," katanya.
Meski memiliki banyak sub komunitas, Ketua Teruci, Feril Susanto menyebut bahwa komunitasnya ini masih rutin mengadakan pertemuan dan touring hingga CSR. Touring yang dilakukan pun bisa bermacam-macam, mulai dari touring tektok atau satu hari pulang pergi yang disertai dengan wisata kuliner, touring jarak menengah, dan touring jarak jauh.
"Kami juga ada coaching clinic dan plant visit," katanya.
Klub yang berawal dari grup milis ini, kini sudah memiliki sekitar 1200 anggota yang tersebar di 20 kota. Karena sudah banyak tersebar, katanya, kopdar pun makin rutin dilakukan terutama untuk kopdar regional.
"Anggotanya banyak karena mudah untuk ikut. Cukup punya Terios atau Rush ayo bergabung dengan kami," katanya.
Berita Terkait
-
BPJS PBI Nonaktif, Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam: Mengapa?
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
Dari Komunitas hingga Internasional, Produksi Topi Lokal Ini Buktikan Naik Kelas
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
Lebih dari Sekadar Sejarah: Mengintip Kisah Hidup Komunitas Tionghoa di Galeri Pantjoran PIK
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Jadwal Kereta Tambahan Mudik Lebaran 2026, Cek Syarat Pra-Pesan Tiket di Sini!
-
Karakter Orang yang Suka Warna Hijau, Plus Sifat Positif dan Negatifnya
-
Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan
-
5 Lipstik Lokal Anti Luntur hingga 12 Jam, Cocok untuk Berbagai Acara
-
15 Link Download Amplop Lebaran 2026 untuk Anak dan Keponakan
-
25 Contoh Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Keluarga dan Kerabat Dekat
-
Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Sampai Kapan? Cek Infonya di Sini!
-
5 Inspirasi Desain Rumah Minimalis 2 Lantai 6x12 yang Irit Biaya
-
5 Rekomendasi Setrika Uap yang Praktis Atasi Baju Kusut Tanpa Papan Setrika
-
6 Shio Paling Beruntung yang Menarik Kekayaan dan Kemakmuran di 11 Februari 2026