Jual Perhiasan Demi Cita-cita
Berbekal tekad itulah Lanny kemudian melanjutkan pendidikan kebidanan di Rumah Sakit St Carolus Jakarta sekitar 1974. "Orang tua saya sampai jual perhiasan agar saya bisa sekolah kebidanan di Jakarta. Saya inget banget waktu itu biayanya Rp350 ribu," kenangnya.
Empat bulan pertama menjalani pendidikan kebidanan, Lanny mengaku tidak betah lantaran peraturan dan disiplin yang diterapkan begitu ketat.
"Tinggal di asrama 'kan kebayang gimana hidupnya, didikannya keras dan displin banget. Kalau misalnya tutup jam sepuluh, lalu kita pulang terlambat, wah alamat kena hukuman, nulis buku dosa. Udah gitu, liftnya dimatiin, jadi kita harus lewat tangga," terangnya seraya mengembangkan senyuman mengingat masa lalu.
Meski demikian, Lanny tak memungkiri bahwa berkat didikan asrama yang begitu disiplin telah membentuknya menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, tegas dan toleran. "Toleransi dan tenggang rasa itu memang ditanamkan oleh para pendidik baik saat kuliah maupun di asrama, karena yang mengikuti pendidikan 'kan berasal dari berbagai daerah," jelasnya.
Setelah empat tahun menimba ilmu kebidanan, Lanny berhasil merampungkan pendidikannya pada 1978. Setelah itu, ia mengikuti ikatan dinas selama tiga tahun. "Selama ikatan dinas itulah saya ikut kursus bahasa Inggris. Selain untuk menambah kemampuan, saya juga punya target bisa bekerja di luar negeri," ceritanya.
Namun, lagi-lagi kenyataan berkata lain. Saat ingin mewujudkan keinginan untuk bekerja di luar negeri, Lanny justru bertemu jodoh. "Akhirnya saya mengurungkan niat bekerja di luar negeri, karena memutuskan untuk menikah pada 1980," ujar isteri IGN. M. Kuswandi ini.
Meski tidak jadi bekerja di luar negeri, Lanny tak patah arang. Ia terus berusaha untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Singkat cerita, setelah mengawali karirnya sebagai bidan pelaksana di Rumah Bersalin Damai sejak 1978 hingga 1981, ia pun bekerja sebagai perawat di Yayasan The Medical Scheme yang banyak menangani pasien ekspat.
"Di yayasan inilah kehidupan keluarga saya berangsur membaik, bisa menabung, bisa beli mobil dan lain-lain," ujarnya penuh rasa syukur.
Belajar hingga ke Amerika Serikat...
Berita Terkait
-
Punya Jabatan Strategis, Gaya Hidup Mewah Mariska Damayanti Menantu Ratu Atut Disorot
-
Profil Felix Degei, Awardee LPDP yang Mengabdi Jadi Guru Honorer
-
Siapa Herri Pras? Syekh Ahmad Al Misry Bantah sebagai Gurunya
-
Apakah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Menikah? Ini Profil Lengkapnya
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia
-
Contoh Susunan Acara Halalbihalal RT/RW Lengkap, Sederhana tapi Bermakna
-
5 Rekomendasi Moisturizer 'Combo Maut' Atasi Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 24-31 Maret 2026: Belanja Hemat Akhir Bulan
-
Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026 Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Contoh Ikrar Syawalan Singkat, Bisa untuk Acara di Sekolah hingga Lingkungan Rumah
-
Jadwal Ganjil Genap Jakarta, One Way dan Contraflow Pascalebaran 2026
-
Bank Buka Mulai Kapan Setelah Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkapnya
-
6 Sepatu Skechers Diskon di Sports Station, Sepatu Anak Mulai Rp200 Ribuan
-
6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026