Suara.com - Beberapa orang dapat melakukan dua macam pekerjaan sekaligus, tapi ada juga yang memang tidak bisa sama sekali.
Ada baiknya ketika kita mampu melakukan kegiatan secara multitasking, karena dapat membantu performa kinerja yang kita lakukan.
Bagi orang yang tidak mampu melakukan pekerjaan secara multitasking, mereka beranggapan bahwa ketika melakukannya maka pekerjaan tidak akan benar-benar maksimal.
Multitasking ini dapat kita lihat pada dua orang yang berjalan kaki sambil mengangkat telepon, dimana yang sudah mampu melakukan akan berjalan dengan cepat sembari menjawab teleponnya. Di lain sisi yang satunya akan memperlambat gerakan, atau menepi sejenak untuk lebih fokus menjawab telepon.
Perlu Anda ketahui juga bahwa multitasking bukan hal yang hanya mampu dilakukan oleh orang-orang tertentu saja. Tapi, menurut peneliti, prof Lori Altmann, di Univeristas Florida, Amerika Serikat, dengan latihan yang rutin maka seseorang akan terbiasa untuk melakukan pekerjaan dua sekaligus sama baiknya.
Banyak keuntungan yang didapat dari kegiatan multitasking ini, terutama saat seseorang mendapatkan tugas yang berbeda dalam satu waktu. Namun, ada baiknya dilakukan secara bijak. Pilihlah tugas yang lebih ringan dan jangan memaksakan dua tugas sekaligus dengan tingkat kesulitan yang tinggi.
Temuan lain menunjukan bahwa menggabungkan tugas-tugas yang bersifat kognitif dengan aktivitas fisik, dapat membantu seseorang mendapat hasil kinerja yang maksimal.
Nah, tak ada ruginya bukan jika kita mencoba berlatih untuk melakukan dua kegiatan sekaligus demi meningkatkan kinerja pekerjaan menjadi lebih baik. (Zeeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
10 Fakta Film Pesta Babi, Ada Makna Simbolis di Baliknya
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam
-
5 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid: Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
4 Moisturizer Serum untuk Atasi Flek dan Mencerahkan Tanpa Ribet
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Wardah Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid