Suara.com - Ketua Panitia Festival Jakarta Great Sale 2015 Ellen Hidayat mengatakan realisasi omzet dari kegiatan tersebut baru mencapai 20 persen dari target sekitar Rp14 triliun.
"Hingga hari ke-10 kami menargetkan omzet mencapai 40 persen, tapi ternyata realisasinya baru 20 persen. Ini lebih rendah jika dibandingkan FJGS tahun lalu," tutur Ellen ketika ditemui dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (18/6/2015).
Ia menilai bahwa penurunan omzet tersebut turut dipengaruhi dengan mulainya bulan Ramadan, sehingga fokus konsumsi masyarakat bergeser ke komoditas bahan pangan.
Pada awal puasa, tuturnya, masyarakat lebih memilih untuk mengalokasikan pengeluarannya pada segmen makanan, sedangkan pada segmen sekunder atau tersier baru akan terjadi pada pertengahan Ramadan.
"Memasuki bulan puasa ini konsumen masih sibuk dengan produk makanan. Mereka mengutamakan untuk premier dulu, sekundernya akan menyusul. Awal Juli kami perkirakan peningkatannya akan menanjak karena THR baru keluar dua minggu sebelum Lebaran," ujarnya menjelaskan.
Ia menambahkan, fokus masyarakat terhadap konsumsi di segmen bahan pangan juga terlihat pada antusiasme masyarakat ketika diselenggarakan bazar sembako murah bersama dengan PD Pasar Jaya di wilayah Pos Pengumben, Jakarta Barat.
"Ketika kami adakan bazar sembako di sana, kami sediakan penjualan minyak goreng satu truk penuh. Itu langsung habis kurang dari tiga jam," tukasnya menambahkan.
Dia menjelaskan, FJGS Midnight Sale merupakan program belanja tengah malam dengan penawaran diskon hingga 70 persen dan akan diadakan di 21 mal atau pusat perbelanjaan yang menjadi peserta FJGS.
Ke-21 mal tersebut ialah Grand Indonesia, Senayan City, Lotte Shopping Avenue, Gandaria City, Kalibata City Square, Plaza Blok M, Central Park, Mal Taman Palem, Lippo Mal Puri, Emporium Mal Pluit, Mal Kelapa Gading, Baywalk Mal.
Selanjutnya, Mal Artha Gading, Mall of Indonesia, Arion Mal, Cibubur Junction, Plaza Semanggi, Plaza Indonesia, Kota Kasablanka, Lippo Mall Kemang, dan Pejaten Village, tuturnya memaparkan.
Pada FJGS tahun ini, ujarnya, akan menekankan pada acara "midnight sale" (belanja tengah malam) dan pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkualitas. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing
-
Siapa Ayah Sambung Syifa Hadju? Ini Profil Andre Ariyantho yang Jadi Sorotan