Suara.com - Perpaduan rempah-rempah di dalam penganan ini begitu beragam. Maka tak heran, jika aromanya pun cukup menggoda. Begitu khas dan segar. Ini adalah bubur kanji rumbi. Penganan khas di Aceh yang selalu muncul saat Ramadan tiba.
Bagi masyarakat Aceh, memasak kanji rumbi saat puasa menjadi sebuah tradisi. Bahkan sejak masa kesultanan dulu, di masjid-masjid ataupun meunasah, kanji rumbi selalu tersedia sebagai takjil untuk berbuka.
"Kalau di perkotaan tradisi (memasak kanji rumbi) ini sudah sulit kita temui. Cuma ada di desa-desa, itu pun nggak semua juga menjaganya (tradisi kanji rumbi)," kata Agam salah seorang juru masak kanji rumbi kepada suara.com, Kamis (25/6/2015).
Di Banda Aceh, salah satu desa yang masih terus menjaga tradisi memasak kanji rumbi adalah Gampong Beurawe. Hampir saban hari selama Ramadan, di Masjid Al Furqan Beurawe, kita bisa menyaksikan proses memasak bubur tersebut.
Dikatakan Agam, memasak bubur kanji rumbi mulai dilakukan usai salat zuhur. Untuk memasak, ia dibantu oleh beberapa orang lainnya yang bertindak sebagai juru aduk. Sebelum memulai memasak, dijelaskan Agam, ia terlebih dahulu mepersiapkan bumbu-bumbu utama pembuatan bubur.
Adapun campuran bumbu yang dimaksudnya adalah bawang putih, bawang merah, ketumbar gongseng dan masak, bunga lawang, merica, daun serai serta jintan.
"Semua bumbu-bumbu itu diolah dan dicampurkan kedalam air yang ada diwadah. Harus dimasak sampai benar-benar panas, sebelum dimasukkan bahan utamanya," ujarnya
Untuk memasak kanji rumbi, setiap masjid di Aceh menggunakan wadah berupa belanga besar atau berukuran jumbo. Memasaknya pun masih begitu tradisonal, yakni menggunakan kayu bakar. Kata Agam,itu dilakukan agar bubur kanji lebih nikmat dan dapat dinikmati semua orang di desa.
"Rempah-rempahnya pun menyatu semua kalau pakai belanga ini (belanga besar). Setelah ini, baru dimasukkan bahan utamanya, yaitu beras. Sekalian juga nanti kita masukkan kentang, dan wortel," kata dia.
Untuk menjadikan bubur kanji rumbi lebih segar, kata dia, jangan lupa mencampurkan kunyit, jahe, bawang, daun sop, santan kelapa, daun pandan, dan serai.
Setalah semua komplit, lalu bubur diaduk hingga benar-benar matang. Kata Agam, butuh waktu sekitar dua jam lebih untu memasak bubur kanji rumbi yang dapat di nikmati sekitar 400 orang lebih.
"Kita mulainya abiz zuhur, bisa siap masaknya nanti pas azan ashar. Dua Jam lebih, kita aduk secara bergantian," tutur Agam.
Usai salat ashar, kanji rumbi masih ditempatkan pada wadah semula. Pengurus masjid baru akan membagikan bubur kepada masyarakat, setelah kebutuhan buka puasa bersama di masjid mencukupi. Biasanya, dari dua belanga yang ada, satu belanga khusus untuk dibagikan kepada warga.
"Kita dahulukan dulu yang buka di masjid. Biasanya sampe 300-400 orang. Setelah itu baru bagi untuk masyarakat desa," kata Badrun Nafis, Ketua Remaja Masjid Al Fuqan Gampong Beurawe.
Bagi warga yang menyukai penganan tersebut, tak perlu bersusah payah mendapatkannya. Cukup meninggalkan sebuah tempat di dapur masak kanji. Menjelang berbuka, tempat tersebut tinggal diambil untuk dibawa pulang. Juru masak kanji dan paniti pembagi, telah mengisi kanji ke dalam wadah yang dibawa.
"Saya biasanya gitu. Kalau untuk bawa pulang, tinggal saya antar aja tempat. nanti baru ambil lagi," kata Mada warga Beurawe.
Menikmati kanji rumbi saat berpuasa, kata dia, membuat tubuh segar dan sehat.
"Bagus sekali ini untuk obat maag. Rempah-rempah dia ini buat sehat," ujarnya.[Alfiansyah Ocxie]
Tag
Berita Terkait
-
Niat Puasa Arafah Digabung Qadha Ramadan, Bayar Utang Sekaligus Hapus Dosa 2 Tahun
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Sayur Sinonim Cerah Artinya Apa? Ini Jawaban Teka-teki MPLS Edisi Makanan dan Minuman
-
5 Microwave Low Watt yang Awet: Lebih Hemat Listrik, Harga di Bawah Rp1 Juta
-
Demam Pokemon, Komunitasnya di Indonesia Makin Membludak
-
Sering Tertukar, Ini Perbedaan Air Cooler vs AC Portable: Mana yang Paling Dingin?
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Lagi Diskon di Matahari, Hemat hingga Rp260 Ribu
-
7 Tips Menata Warung Sembako Sesuai Feng Shui agar Bawa Hoki dan Ramai Pembeli
-
5 Sunscreen Water Based yang Tidak Lengket di Wajah, Ringan dan Cepat Meresap
-
3 Serum Vitamin C Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun, Review Bintang 5 Terbukti Ampuh Anti-Aging
-
3 Sunscreen Azarine Terlaris di Shopee, Ringan Anti Whitecast dan Banyak Dipuji Pengguna
-
Beda Micellar Water dan Milk Cleanser, Mana yang Harus Dipilih?