Suara.com - ArcelorMittal Orbit Tower, yang sepintas terlihat seperti patung besar porak poranda, telah diumumkan sebagai sebuah papan luncur tertinggi di dunia. Patung yang dirancang Anish Kapoor, seniman pemenang Turner-prize ini memiliki ketinggian 114 meter. Peluncur ini ada di Queen Elizabeth Olympic Park London, Inggris.
Peluncur ini dimulai di ketinggian 80 meter, pengunjung lantas dibawa menempuh lintasan berbentuk spiral mengitari menara patung sebanyak lima kali, sebelum akhirnya menempuh rute sejauh 50 meter hingga menyentuh tanah.
Saat menuruni papan luncur ini, pengunjung hanya akan menghabiskan waktu sekitar 40 detik, dan Anda akan merosot dengan kecepatan rata-rata enam meter per detik atau sekitar 19 kilometer per jam.
Tak lupa, akan ada bagian transparan pada lorong papan luncur, sehingga Anda dapat menikmati pemandangan dari ketinggian. Dalam lamam resminya, pihak Taman Queen Elizabeth Olympic menyebutkan, terdapat tabung baja tertutup sebagai jalan masuk dan keluar angin, yang juga merupakan kisi-kisi dari Orbit ArcelorMittal, yang memutar ke tanah sebagai alternatif untuk tangga.
Bagi Anda yang menyukai tantangan memacu adrenalin, Anda sudah bisa meluncur ke bawah menara dengan biaya 85 poundsterling, tetapi tim dari Taman Queen Elizabeth Olympic Park mengatakan, pada musim semi 2016 harganya akan jauh lebih terjangkau.
"Apakah ada cara yang lebih menarik untuk turun dari Orbit ArcelorMittal, ketimbang menggunakan terowongan papan luncur terpanjang dan tertinggi di dunia? Papan luncur ini benar-benar akan memberikan hal yang berbeda tentang pandangan patung tertinggi ini bagi masyarakat Inggris" ujar Peter Tudor, Direktur Layanan Pengunjung Olympic Park. (metro.co.uk)
Berita Terkait
-
Dua Tahun Hadirkan Petualangan Keluarga, Gerakan Baru Ajak Berani Melampaui Batas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia
-
Review The Nine Moons of Han Yu and Luli: Perjalanan 2 Anak Melintasi Waktu
-
Novel Will's Race for Home: Petualangan Mengharukan Berlatar Oklahoma Land
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT
-
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta 6 Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat
-
Pergeseran Tragedi dalam Novel Mary Shelley dan Film Frankenstein (2025)
-
1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di NTT
-
9 Rekomendasi Facial Wash untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Bobby Nasution Tegur Pejabat Pematangsiantar Pakai Mobil Dinas di Hari Libur
-
5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah
-
BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores