Suara.com - Para pengguna moda transportasi umum kereta api dan bus di Taiwan, mulai Selasa (1/9/2015), akan menggunakan kartu prabayar bergambar seorang aktris film porno Jepang.
Foto Yui Hatano, nama salah satu aktris film porno paling populer di Asia itu, akan tampil di dua jenis kartu yang digunakan sebagai alat bayar para pengguna kereta api dan bus di Taipe, ibu kota Taiwan.
Distributor kartu itu, EasyCard, mengatakan akan tetap menggunakan kartu "edisi iblis" yang tersedia terbatas itu meski banyak diprotes oleh komunitas dan pejabat lokal.
Dalam dua jenis kartu itu, Hatano sendiri tak tampil vulgar. Ia berpose mengenakan busana berwarna hitam dengan pundak terbuka.
Meski demikian, Wali Kota Taipe, Ko Wen-je, mengatakan dia tak mengerti apa motivasi EasyCard di balik strategi bisnis itu.
Adapun EasyCard, melalu website resminya mengatakan bahwa Hatano sedang berusaha mengubah citranya di muka publik. Perusahaan itu juga yakin bahwa kartu itu akan "menyegarkan para pengguna transportasi umum."
"Kartu itu memuat gambar yang segar, sehat, dan cantik. Kartu ini pas dimasukkan dalam dompet. Jika Anda melihatnya, maka Anda akan gembira," kata juru bicara EasyCard.
EasyCard mengatakan hasil penjualan kartu itu akan disumbangkan untuk kepentingan sosial.
Meski demikian sejumlah toko tempat penjualan kartu prabayar di Taiwan mengatakan tak akan menjual kartu tersebut karena khawatir akan membuat marah para pelanggan mereka. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali