Suara.com - High heels begitu akrab dengan kaum perempuan, terutama perempuan pekerja yang dituntut harus berpenampilan baik demi citra diri dan profesionalitasnya.
Namun bila ditilik lebih jauh, high heels sebenarnya tak sekadar penunjang penampilan perempuan, tetapi juga mampu mempengaruhi psikologis penggunanya.
Bagaimana tidak, saat mengenakan jenis sepatu ini, seorang perempuan tak hanya merasa tubuhnya jadi lebih tinggi, cantik dan seksi, tetapi juga semakin mendongkrak kepercayaan dirinya.
Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya kekuatan high heels di mata kaum perempuan. Kekuatan high heels yang dahsyat inilah yang membuat seorang Ika Noorharini kepincut untuk membuat tesis tentang hubungan erat perempuan dengan high heels.
Hasil tesisnya untuk meraih gelar Master of Communication Science di Universitas Mercu Buana ini kemudian dirangkumnya menjadi buku berjudul "Fenomenologi Wanita Ber-high Heels" yang diluncurkannya pada 9 September lalu di Jakarta.
"Butuh waktu hampir tiga tahun untuk mengubah tesis menjadi buku yang sekarang. Itupun saya dibantu suami dalam pengecekan fakta sejarah, teori, dan ikut merangkum analisis tesis," ceritanya yang mengaku harus berjuang keras melawan mood-nya yang naik turun untuk merampungkan bukunya itu.
Pengguna high heels pertama justru lelaki ...
Berita Terkait
-
Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?
-
Komisarisnya Narsis di Sitinjau Lauik, Ini Profil BUMN Pusri Palembang
-
Aldi Taher Sujud Syukur Bakal Terbang ke New York Fashion Week, Siap Pamer Batik Lokal
-
Tren Fashion 2026: Siluet Longgar Jadi Andalan, Ini Cara Bikin Outfit Simpel Terlihat Statement
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan