- Rombongan Komisaris Pusri dan Arteria Dahlan jadi sorotan di jalur ekstrem Sumbar.
- Pelopor pupuk nasional sejak 1959 yang kini di bawah holding Pupuk Indonesia.
- Dari panggung politik DPR RI kini menjabat posisi korporasi di BUMN pupuk.
Suara.com - Ada pemandangan tak biasa di jalur legendaris Sitinjau Lauik, Sumatera Barat. Jalur yang kondang dengan tikungan tajam dan tanjakan ekstrem yang kerap membuat nyali sopir truk ciut, mendadak jadi panggung bagi jajaran elit PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang.
Baru-baru ini, jagat media sosial riuh oleh video rombongan Komisaris Pusri yang berhenti di salah satu titik paling berbahaya di jalur tersebut. Tak sekadar lewat, rombongan ini tampak turun dan berfoto di tengah latar belakang jalur yang memicu adrenalin. Sontak, aksi ini menjadi magnet perhatian netizen, apalagi di dalam rombongan tersebut terselip sosok yang sudah sangat akrab di telinga publik yakni Arteria Dahlan.
Nama Arteria Dahlan memang seolah tak pernah jauh dari sorotan. Mantan anggota DPR RI yang dikenal dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan lugas ini kini telah berganti seragam. Dari ruang sidang parlemen yang panas, ia kini duduk di kursi korporasi sebagai Komisaris PT Pusri Palembang.
Kehadirannya di Sitinjau Lauik disebut-sebut sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja resmi. Namun, di era digital, batas antara tugas kedinasan dan momen "narsis" tipis sekali. Bagi publik, melihat sosok pejabat berpose di jalur maut tersebut memicu beragam reaksi, dari yang sekadar penasaran hingga yang melontarkan kritik pedas.
Profil Pusri Palembang
Bagi yang belum familiar, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang bukanlah pemain baru. Didirikan pada 24 Desember 1959, Pusri adalah pelopor produsen pupuk urea di Indonesia. Selama lebih dari setengah abad, perusahaan yang berbasis di Palembang, Sumatera Selatan ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional.
Pusri memegang mandat berat melalui Public Service Obligation (PSO), yakni memastikan distribusi pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani di pelosok negeri. Selain itu, mereka juga menggarap pasar non-subsidi untuk sektor perkebunan dan industri hingga pasar ekspor.
Namun, peta kepemilikan Pusri berubah seiring kebijakan restrukturisasi BUMN. Sejak 18 April 2012, Pusri resmi menjadi anak usaha di bawah naungan holding PT Pupuk Indonesia (Persero) yang memegang saham nyaris mutlak sebesar 99,99%.
Kunjungan kerja ke Sumatera Barat sejatinya merupakan bagian dari pengawasan manajemen terhadap distribusi pupuk di lapangan, khususnya di gudang pupuk Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini pun dibagikan dalam akun Instagram resmi mereka @pusripalembang, tapi sayangnya postingan tersebut sudah dihapus.
Baca Juga: Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
Dalam postingan yang sudah dihapus itu, jajaran yang datang adalah Komisaris Utama Pusri Palembang Siti Nurizka Puteri Jaya, Komisaris Arteria Dahlan dan Komisaris Bambang Supriyambodo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
-
Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas
-
Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
-
BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik
-
Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen
-
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
-
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan