Suara.com - Ingin menginap dengan ditemani seekor gajah? Anda bisa merasakannya di kamar Icehotel, musim dingin tahun ini di Swedia. Lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya, proyek ikonik bernama Lapland Hotel ini siap dihuni akhir tahun ini. Dan, sebelum peluncurannya, desain baru untuk hotel itu baru saja diumumkan.
Para tamu bisa menghabiskan malam di salah satu dari 19 kamar bertema individual di Jukkasjärvi. Pilihan itu seperti, berbagi kamar dengan gajah dengan ukurannya nyatanya, nuansa kekaisaran Rusia atau bahkan gua es.
Kawasan musim dingin ini dibangun setiap tahunnya, pada bulan Desember dan berlangsung sampai es mencair pada bulan Maret.
Menciptakan Hotel baru setiap tahunnya adalah hal yang tak mudah. Diperlukan sekitar 5.000 ton es alam yang dipanen dari sungai Torne, Swedia untuk membangunnya.
Tahun ini Icehotel meminta pematung dan seniman berbakat untuk memberikan masukan tentang desain kreatif dan menerima lebih dari 130 pengajuan untuk mereka pilih.
Ide bernama "Gajah di dalam kamar" oleh pematung AnnaSofia Maag, adalah salah satu desain yang dipilih.
Keikutsertaan seniman berbakat ini bukan pertama kalinya. Pada tahun 2014 ia juga menciptakan unicorn untuk ruang utama Icehotel. Desain barunya akan menampilkan gajah Afrika setinggi tiga meter menghadap bingkai es tempat tidur.
Selain rancangan kamar yang unik, Icehotel akan memiliki dua suite mewah dengan pintu kaca (yang lain memiliki pintu tirai), kamar mandi dan sauna pribadi. Secara keseluruhan, Icehotel menawarkan 55 kamar, sebuah gereja dan bar, yang setara dengan 700 juta bola salju, yang digunakan untuk membentuk dinding, langit-langit dan dekorasi.
Bagi mereka yang tertarik untuk minum sebelum tidur, dari Desember hingga April, bar akan melayani 26.550 minuman yang menggunakan gelas koktail dari es, dan 11.000 cangkir panas jus lingonberry yang diberikan sebagai minuman pagi gratis untuk tamu. Hotel akan dibuka pada tanggal 11 Desember tahun ini. Jadi bersiaplah menyambutnya. (dailymail.co.uk)
Tag
Berita Terkait
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
-
Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut
-
Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini
-
Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama
-
6 Parfum Aroma Melon Paling Wangi, Sensasi Segar dan Manis Seperti Buah Asli
-
Sosok di Balik Akun Anaknya Mas Joko, Konten Tutorial Sederhananya Panen Pujian
-
5 Sabun Mandi Batangan untuk Mencerahkan Kulit Tubuh yang Belang
-
Cara Cek Bansos April 2026 Online Pakai NIK KTP, Praktis Bisa Lewat HP
-
Foundation Apa yang Tahan Lama? Ini 7 Pilihan Biar Makeup Awet hingga 24 Jam
-
Hari Bumi 2026: Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lagi Ngetren, Bukan Sekadar Tanam Pohon
-
5 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama dan Waterproof yang Murah
-
5 Cushion Serum untuk Makeup Dewy Natural, Kulit Sehat Bercahaya