Suara.com - Kita semua pasti tahu bahwa rambut di kepala akan memutih setelah beberapa waktu dan pertambahan usia. Tapi apakah hal yang sama juga terjadi pada rambut di tubuh?
Anda mungkin akan terkejut ketika mengetahui rambut di tubuh ternyata memiliki cara penuaan sendiri. Dokter kulit Rebecca Kazin, M.D., Direktur Medis dari John Hopkins Dermatology and Cosmetic Center punya penjelasan tentang hal ini.
Semua rambut tubuh yang tumbuh saat masa pubertas, termasuk rambut ketiak, alat kelamin, dan bulu dada pada lelaki, dikendalikan oleh hormon. Sejak tingkat testoteron turun karena bertambahnya usia, pertumbuhan rambut tubuh menjadi jarang dan menipis.
"Rambut tubuh yang semakin berkurang adalah hasil dari hormon, selain itu terdapat beberapa bagian yang berkurang untuk pertumbuhan rambut kita, seperti kulit yang lebih tua dan lebih tipis, kurangnya jaringan subkutan, dan folikel semakin kecil dari waktu ke waktu, sehingga rambut akan lebih halus, bertekstur dan keriting," kata Kazin.
Namun, jangan terlalu bersemangat untuk menggunakan pisau cukur dan pinset untuk beberapa tahun kemudian saat rambut tubuh mengalami penuaan. Perubahan-perubahan hormonal yang sama juga mengakibatkan pertumbuhan rambut tubuh berkurang dan merangsang pertumbuhan rambut di daerah lain wajah, berkat kenaikan kadar estrogen. Dan ternyata rambut tubuh juga bisa memutih seperti rambut di kepala Anda.
"Melanin pigmen rambut, seiring dengan waktu, produksinya akan semakin berkurang, inilah ternyata yang menyebabkan rambut tubuh juga ikut memutih," kata Kazin.
Meskipun begitu, Kazin menambahkan, bahwa rambut di kepala akan lebih cepat memutih daripada rambut tubuh. Seberapa cepat ini terjadi dan di mana saja dia akan memutih, sebagian besar disebabkan oleh faktor genetik.
Jadi jika Anda sedang mempertimbangkan laser hair removal, ingatlah ini, sejak rambut menjadi lebih tipis dan kehilangan pigmen (atau warna) karena usia, banyak orang tua tidak lagi cocok untuk melakukan laser hair removal. Karena prosedur ini memiliki fungsi "mengejar" pigmen bawah rambut. Jadi, sebaiknya lakukan perawatan khusus ini lebih awal.
"Kadang-kadang, mungkin pasien tidak menyadari bahwa ia memiliki banyak rambut yang sudah memutih, sampai dia akhirnya melakukan laser hair removal dan ini adalah satu-satunya rambut tertinggal," kata Kazin.
Jadi, Kazin menyarankan untuk menghadapi hal ini dengan tenang karena hanya inilah yang dapat membantu.(womenshealthmag.com)
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka
-
Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar
-
Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes
-
6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan