Pernah berpikir apa yang bisa bersembunyi di bawah selimut dan di atas sprei Anda? Mungkin Anda akan bermimpi buruk saat megetahuinya!
"Tak lama setelah Anda menempatkan satu set baru bed set, mereka mulai mengumpulkan bakteri, sel kulit mati, minyak kulit, tungau debu, kotoran, jamur, jamur, keringat dan sisa-sisa makeup dan lotion," kata pakar kuman Philip Tierno, PhD, seorang profesor mikrobiologi dan patologi dari New York University School of Medicine.
Apalagi jika Anda hobi makan di tempat tidur sambil menonton TV, maka jumlah makhluk hidup itu akan bertambah dengan pesat. Dan semua itu akan terakumulasi jika Anda membiarkan lembaran sprei Anda cukup lama. Jadi seberapa sering kita harus mengganti bed set kita?
"Tidak higienis jika membiarkan seprai Anda lebih dari sebulan," kata Tierno.
Ingin mengurangi ke seprai bersih setelah hari yang panjang? Ikuti saran dari para ahli kuman.
1. Cuci bed set Anda setiap minggu
Kelly Reynolds, MSPH, PhD, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Arizona yang mempelajari kuman rumah tangga mengatakan itu adalah pedoman umum. Jika Anda berkeringat banyak dan memiliki kucing atau anjing yang melompat di tempat tidur dengan kaki kotor mereka, Anda mungkin perlu untuk mencuci seprai dua kali seminggu. Jika Anda mandi setiap malam dan tidak pernah makan di tempat tidur, Anda mungkin bisa mencuci seprai setiap dua minggu.
2. Cuci dengan air panas
Set mesin cuci Anda pada pengaturan "sanitasi". Reynolds menyarankan untuk memilih siklus yang lebih lama dan suhu yang lebih tinggi.
"Jika mesin cuci Anda tidak memiliki pengaturan sanitasi, pakai air panas. Air panas akan membunuh kuman," katanya.
3. Jika perlu gunakan pemutih
Menambahkan pemutih adalah cara terbaik untuk membersihkan bed set Anda. Hal ini sangat penting untuk membunuh kuman, jika Anda atau anggota keluarga menderita pilek atau flu. Untuk bed set berwarna, Reynolds menyarankan penggunaan zat pembunuh kuman yang tidak benar-benar pemutih.
Suara.com - 4. Keringkan di bawah sinar matahari langsung
Sinar ultraviolet bertindak sebagai pembersih alami. Jika memang matahari sedang tidak muncul, maka keringkan pada pengaturan pengering panas. (safebee.com)
Berita Terkait
-
Janda-janda di Gaza, Terpaksa Cerai Khulu Tak Tahan Hidup Makin Susah di Tengah Perang
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!
-
Status dan Latar Belakang Tak Boleh Halangi Hak Korban Kekerasan Mendapat Keadilan
-
Punya Banyak Peran dan Tekanan, Perempuan Perlu Jaga Kenyamanan Fisik dan Mental
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen