Suara.com - Masa 30 tahun adalah sebuah perjalanan yang cukup panjang menuju kedewasaan. Dan bagi desainer kondang Widhi Budimulia, ini bukan perjalanan yang singkat dan mulus. Banyak tantangan yang dilaluinya. Ia pernah mentok, kehilangan ide dan sempat ingin menyerah. Tapi ia mampu bangkit lagi dan bertahan hingga sekarang.
"Tuhan sudah mengaruniakan talenta ini jadi saya tidak boleh menyia-nyiakannya," katanya usai peragaan busana 'The Ride Line of 30 Years Widhi Budimulia Portraiture' di sebuah hotel di Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015).
Dengan banyaknya desainer baru yang bermunculan, Widhi mampu membuktikan keberadaan dirinya.
"Untuk menjaga eksistensi harus tekun dan mengikuti perkembangan. Dari segi bahan, detil dan desain juga harus update," ujarnya.
Hubungan dengan klien, ujar Widhi, tak kalah penting.
Ia mengenang, berkecimpung di dunia mode bermula dari sebuah kebetulan. Ia sempat merintis usaha kuliner dan taman, sebeluam akhirnya memutuskan untuk fokus menjadi perancang.
"Setelah ibu saya meninggal, entah kenapa saya ingin jadi perancang. Kebetulan ibu saya suka jahit dan ayah juga senang dengan kerajinan tangan. Mungkin turunan," kenang Widhi.
Karier Widhi di dunia mode, makin moncer saat dinobatkan menjadi juara tiga "Lomba Perancang Mode 1986". Dan kini, dari tangan dingin Widhi telah lahir tiga lini busana. Namun ia masih menyimpan mimpi yakni melahirkan lini busana siap pakai untuk perempuan berbadan besar.
"Mereka kerap kesulitan mencari busana yang modis dalam ukuran mereka," ujar Widhi memberi alasan.
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
-
8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
-
Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba
-
7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi
-
Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres
-
Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam