Suara.com - Mengapa perempuan kerap berbohong tentang masa lalu mereka? Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa perempuan akan lebih memilih untuk tetap romantis dan merahasiakan masa lalu mereka, terutama jika mereka merasa bahwa mereka akan dianggap sebagai 'perempuan kacau'.
Di sisi lain, lelaki lebih memilih untuk membual tentang jumlah pasangan mereka dan tentang hal-hal yang mereka lakukan di tempat tidur. Studi ini mempertanyakan lebih dari 1.000 lelaki dan perempuan yang berusia antara 18 dan 25 tahun.
Penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian. Babak pertama adalah di mana jawaban seseorang benar-benar anonim.
Babak kedua melibatkan menjawab pertanyaan di hadapan peneliti, sedangkan babak ketiga mereka harus menjawab pertanyaan yang sama tetapi dengan detektor kebohongan.
Studi ini menyimpulkan bahwa lelaki lebih memilih untuk melebih-lebihkan kehidupan romantis mereka, sedangkan perempuan merasa seperti menyembunyikan banyak hal.
Perhatian utama mereka seperti yang dilaporkan para peneliti adalah takut dicap sebagai orang yang labil atau kacau.
Sekarang, saatnya kita membahas, mengapa masa lalu seharusnya bukan hal yang penting bagi pasangan, ketika mereka mulai menjalani hubungan.
1. Sudah berakhir
Ketika hal tersebut sudah berakhir, maka berakhirlah. Tidak ada gunanya melihat masa lalu dari pasangan Anda atau menggali semua hal negatif tentang itu.
2. Kita tidak memiliki kontrol apapun atas ini
Tidak ada yang bisa mengubah masa lalu, jadi lebih baik untuk meninggalkan dan melupakannya. Bila Anda tidak dapat mengubah masa lalu Anda sendiri, Apakah Anda dapat mengubah masa lalu pasangan Anda?
3. Memberikan kita pelajaran
Kita semua belajar karena pernah melakukan kesalahan. Hal yang sama berlaku untuk orang-orang yang datang ke dalam hidup kita.
4. Masa depan lebih penting
Segala sesuatu yang terjadi di masa lalu hanya persiapkan untuk masa depan yang cerah. Jadi, fokus pada masa depan Anda.
5. Kita semua memiliki hal baik dan hal buruk
Tidak ada yang salah saat Anda mengalami hal yang buruk dalam kehidupan. Jadi, tidak masuk akal jika Anda merendahkan seseorang karena ia pernah melalui fase buruk dalam kehidupan cintanya. (Boldsky)
Tag
Berita Terkait
-
Lisa BLACKPINK Diisukan Pacari Aktor Blue Pongtiwat Usai Kedapatan Makan Bersama
-
Pajak Kontrakan 2027: Bukan Pajak Baru, Ini Tarif dan Cara Hitungnya
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka