Suara.com - Kebutuhan akan gadget tampaknya tak hanya dirasakan oleh orang dewasa. Anak-anak yang duduk di bangku sekolah juga dihadapkan dengan tugas-tugas yang menuntut penggunaan gadget.
Agar anak terhindar dari pengaruh negatif dari penggunaan gadget, presenter Ersa Mayori pun punya tipsnya. Ia memasang sistem pengaman di gadget anaknya agar tak terpapar dengan konten dewasa yang bertebaran di dunia maya.
"Jadi, fitur ini bisa membatasi aplikasi atau web apa saja yang bisa dikunjungi atau diinstall anak. Jadi aku dan suami lebih mudah dalam memantau aktivitas dia di dunia maya," ujarnya ketika ditemui usai temu media peluncuran Aplikasi Berbagi Sehat di Jakarta, Kamis (28/1/2016).
Ersa juga kerap mendampingi kedua putrinya, Aiska Fairana dan Talula Malaika saat mengerjakan tugas dari sekolah. Terlebih dengan terpasangnya sistem pengaman ini, konten-konten yang memuat materi pelajaran biologi juga tak bisa sembarangan diakses.
"Misalnya anak belajar sistem reproduksi, dia nggak bisa buka karena aku lock konten atau gambar dewasa. Jadi kalau dia mau akses ke situ, aku akan dampingi," imbuhnya.
Perempuan berusia 36 tahun ini mencoba menanamkan pemahaman pada buah hatinya bahwa tak semua informasi yang tersebar di dunia maya adalah benar dan boleh dikonsumsi anak-anak. Ia juga tak melarang putrinya membawa gadget ke sekolah jika memang benar-benar diperlukan.
"Anak-anak sekarang banyak kegiatan di sekolah yang membutuhkan gadget, misal buat browsing. Kalau nggak berkepentingan dia nggak akan bawa juga kok," simpulnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi