Pertikaian atau beda pendapat memang tak bisa dihindari dalam sebuah hubungan. Bahkan mereka yang sudah menjalin hubungan lebih serius seperti pasangan suami istri, juga tak dapat benar-benar menghindar dari pertengkaran.
Kabar baiknya, ternyata pertikaian dalam suatu hubungan bisa membuat pasangan lebih dekat satu sama lain. Hal ini diutarakan oleh psikolog Stan Tatkin yang juga penulis buku 'Wired of Love'.
Menurut Tatkin, pertengkaran merupakan kesempatan bagi pasangan untuk menyampaikan keluhan mereka, dan jika dilakukan dengan cara yang benar, dapat membuat hubungan keduanya lebih kuat.
"Otak kita dibangun lebih untuk mengatur bagaimana saat perang daripada untuk memikirkan cinta," kata Tatkin.
Namun tentu saja, pertikaian yang bermanfaat menurut Tatkin bukan yang didasari dengan kemarahan yang meluap-luap lalu membuat keputusan di luar akal sehat.
"Kuncinya adalah fokus pada wajah dan isyarat pasangan Anda. Ketika Anda mulai melihat tanda-tanda kemarahan, mulailah untuk meminta maaf agar pasangan lebih tenang dan Anda bisa menyuarakan keluhan dengan kepala dingin," ujar Tatkin.
Mampu mengendalikan emosi adalah kunci untuk pertikaian yang bermanfaat. Namun jika Anda merasa sudah kehilangan kesabaran, ia menganjurkan untuk meninggalkan ruangan sementara waktu hingga suasana hati menjadi lebih baik.
"Dibutuhkan kira-kira 30 menit bagi kebanyakan orang untuk tenang. Pada titik ini Anda harus menyadari cara Anda bertindak dan dapat kembali ke ruangan dan mencoba untuk membahas masalah Anda dengan nada yang rendah," ujar Tatkin memberi saran.
Ia pun menegaskan agar pertikaian ini tidak berlanjut ke dunia digital. Dalam artian Anda atau pasangan mengungkapkan masalah Anda ke publik dengan menuliskan status di media sosial.
"Teks dapat dengan mudah disalahartikan dan menciptakan situasi yang semakin buruk. Hal ini karena tak ada kontak mata, tak ada isyarat. Bukannya bermanfaat, pertikaian bisa berujung ke status hubungan yang lebih buruk," tegasnya. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Ulasan Novel Love at the Rooftop: Penantian Lama yang Tidak Sia-Sia
-
Dendam Sesaat di Gang Buton: Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Maut yang Merenggut Nyawa Yogi
-
Pasangan Kocak! Rizky Febian dan Mahalini Akhiri Pertengkaran Gara-Gara Hal Receh Ini
-
Detik-detik Menegangkan Saat Wanita Minnesota Coba Remukkan Pacar dengan Mobil di Tengah Jalan
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang
-
Nova Arianto Pusing! Racik Strategi Timnas Indonesia U-20 Lawan Laos, Ini Alasannya
-
Empat Kategori Sekaligus, Moyo Technologies by ID Ads Tembus Mob-Ex Awards Singapore 2026
-
Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua
-
Laris Manis di Negara Seberang, Mengapa Penjualan KIA di Indonesia Justru Loyo?
-
Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan
-
Persib Bandung 'Terusir' dari Stadion Si Jalak Harupat, Ini Penyebabnya
-
Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa
-
Kebakaran Kandang di Way Laga: 17 Kambing Terpanggang Hidup-hidup, Kerugian Tembus Rp300 Juta
-
Potret ODGJ di Bojonegoro: 2.788 Terdeteksi, 18 Masih Dipasung