Suara.com - Memasuki tahun 2016, sejumlah tren interior akan memudar sementara beberapa lainnya akan bersinar. Menurut laporan perkiraan tren Lamudi, industri profesional dapat berharap lebih dari barang-barang buatan tangan para pengrajin, selain itu penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan juga akan terus meningkat. Pemakaian bahan metal dan logam juga akan mengikuti.
“Sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal pada interior bergaya vintage dan interior berwarna biru yang memberi efek menenangkan,” ucap Daniel Carrasco Lara, ahli desain internal Lamudi.
Ia menambahkan, desain modern dan geometris akan populer di tahun baru dan pemakaian bahan-bahan mineral yang alami juga akan semakin meningkat. Selain itu, warna modern yang fresh juga akan kembali diminati, dikombinasikan dengan kesederhanaan yang indah.
Tiga desain rumah yang diperkirakan bakal negtop di tahun 2016
1. Ubin geometris
Backsplash dekoratif memang menjadi tren pada tahun 2015 dan tahun 2016 akan membawa tren ini ke level selanjutnya. Kayu yang halus dan semen akan menjadi komponen utama untuk desain interior. Baik itu ubin atau meja yang berpola rumit, desain tersebut akan tumbuh dan menjadi populer. Cobalah untuk berpikir secara kreatif ketika akan membuat lantai, backsplash atau meja yang geometris. Kombinasi warna 1920-an akan menjadi tren lagi, sebaiknya Anda bersiap-siap menerima gelombang tahun 20-an ini.
2. Bahan mineral akan kembali berjaya
Aura natural (natural) adalah tren desain paling populer untuk bahan mineral. Batuan geodes yang halus dan melekat pada plastik transparan menjadi tren pada tahun 2015, namun kini tren telah bergeser ke arah mangkuk berbahan pyrite yang berkilauan atau batu-batu kasar yang digunakan sebagai kenop pintu. Selain itu, batuan kuarsa juga akan digunakan untuk bahan hiasan di ruang tamu dan kamar tidur.
3. Barang-barang buatan pengrajin
Konsumen sebaiknya menyambut tren 2016 yang mencampurkan barang vintage, barang buatan pengrajin dan barang Ikea yang sederhana. Kombinasi kulit domba Mongolia dan karpet Maroko dengan meja kopi tentu akan menjadi ide yang menyenangkan serta mengejutkan tamu yang datang ke rumah Anda. Tenunan juga akan kembali menjadi tren, entah itu berbentuk tassels dan keranjang atau crochets, unsur tenun tradisional pasti akan dimasukkan. Carilah inspirasi dari toko kerajinan lokal dan dukunglah proses ekonomi lokal.
Berita Terkait
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC