Suara.com - Baik lelaki atau perempuan yang normal, tentu mengalami pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuhnya seperti kepala, ketiak, lengan, kaki, bahkan organ kemaluannya. Bagi sebagian orang yang tak percaya diri, metode 'hair removal' di pusat kecantikan banyak dipilih.
Dalam video, "Haruskah Mencukur Rambut di Kemaluan ?" yang dibuat AsapSCIENCE, dijelaskan bagaimana tubuh manusia dipenuhi dengan rambut pada 70.000 hingga 120.000 tahun lalu. Namun yang tersisa setelah masa evolusi adalah beberapa rambut yang tumbuh di beberapa organ seperti ketiak, lengan, betis, dan alat kelamin.
Para peneliti menduga tumbuhnya rambut di organ kemaluan saat pubertas sebagai sinyal bahwa seseorang telah siap dibuahi.
Alasan lainnya, rambut dapat melindungi alat kelamin dari gesekan selama hubungan seksual. Bahkan 75 persen orang-orang yang mencukur rambut di organ kemaluan mereka merasa gatal dan mengalami ruam tak tertahankan.
"Tidak adanya rambut kemaluan karena dicukur juga kerap dikaitkan dengan penyakit menular seksual (PMS), termasuk gonore, klamidia dan infeksi HPV," ujar peneliti.
Temuan ini didapat peneliti setelah melakukan studi terhadap 1000 siswa di Amerika Serikat dimana 96 persen siswa perempuan dan 87 persen siswa laki-laki baru saja mencukur rambut kemaluan mereka selama sebulan terakhir. (Medical Daily)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek