"Melalui festival ini, kami ingin memperkenalkan makanan Vietnam kepada masyarakat luas. Semoga masyarakat Indonesia menikmatinya," ujarnya.
Mencari Pemilik Saigon Cafe Praba Madhavan mengatakan bahwa relatif banyak orang Indonesia yang berwisata ke Vietnam. Ketika mereka pulang ke Tanah Air, mencari kembali masakan Vietnam.
"Banyak orang Indonesia pergi ke Vietnam dan banyak yang kembali ke sini mencari masakan Vietnan yang autentik," ujarnya.
Apalagi, pelajar yang belajar ke Vietnam, saat kembali ke Indonesia, mereka juga mencari makanan Vietnam untuk mengulang kenangan saat menyantap makanan itu di negara tersebut.
"Habis dari sana, bernostalgia mencari makanan di sini," ucapnya.
Menurut dia, kepekaan orang Indonesia, khusus makanan, relatif sangat tinggi. Kalau mereka datang ke suatu restoran dan rasa kurang autentik (asli), tidak datang lagi.
"Kami di sini tetap menjaga keaslian rasa makanan itu," ujarnya yang mengelola Saigon yang memiliki empat juru masak.
Selain menjaga keaslian rasa, pihaknya juga mengunakan tanaman herbal dan organik untuk menjamin kualitas makanan.
"Benar kami mengharuskan semua masakan autentik Vietnam," katanya.
Selain generasi muda, kata dia, banyak juga orang yang lanjut umur sekitar di atas 50-an tahun yang menikmati makanan di Saigon Cafe karena sarat akan sayuran yang kaya serat dan bagus untuk memperlancar pencernaan.
Festival itu menyajikan beragam makanan mulai dari salad, makanan utama berbahan daging, seperti daging ayam, sapi, dan makanan laut. Misalnya, Pho Bo merupakan makanan semacam bakmi dengan mi yang terbuat dari tepung beras. Makanan Pho ini berisikan mi, irisan daging, toge segar, dan dedaunan herbal, seperti daun kemangi, selada dengan kuah berkaldu tanpa penyedap rasa, yang dapat ditaburi irisan cabe jika ingin memberikan rasa pedas.
Goi Cuon semacam lumpia yang berisi bihun, udang atau daging, daun mint, dan sayuran, kemudian dibungkus dengan kulit transparan yang terbuat dari tepung beras. Makanan dimakan dengan saus ikan cair yang gurih.
Selanjutnya, Banh Mi berbentuk seperti roti isi daging dengan paduan keju, daging, sayuran, dan saus cabai.
Untuk minuman, ada kopi khas Vietnam dengan campuran putih telur yang membuat tekstur lembut. Minuman jeruk Kumpquat dengan rasa manis, asam dan sedikit pahit sehingga memberikan kesegaran ketika meneguknya.
Festival itu berlangsung di Saigon Kafe di Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (9/4) pukul 11.00 s.d. 15.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki pada 15 Februari 2026, Siapa yang Beruntung Hari Ini?
-
5 Sepatu Aerostreet Terlaris di Shopee, Garansi Tidak Jebol Saat Dicuci dan Kehujanan
-
AC Low Watt vs Inverter: Mana yang Lebih Hemat Listrik untuk Pemakaian 24 Jam?
-
5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya
-
5 Rekomendasi Panci Listrik untuk Anak Kos, Praktis untuk Masak Buka Puasa dan Sahur
-
5 Kandungan Skincare yang Wajib Ada buat Memperbaiki Skin Barrier
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan