Suara.com - Empat abad setelah kematiannya, popularitas sastrawan asal Inggris, William Shakespeare belum juga memudar. Bahkan, penulis kisah drama "Romeo and Juliet" ini lebih populer di luar negeri dibanding di tanah kelahirannya.
Survei terkini yang dirilis Selasa (19/4/2016) juga mengungkap, Shakespeare memberi kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan dan pengaruh di Inggris.
YouGov yang melakukan jajak pendapat terhadap 18.000 orang dari 15 negara atas permintaan The British Council, menyatakan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara internasional Shakespeare dikenal luas, disukai dan dipahami dengan baik.
"Empat ratus tahun setelah kematiannya, karya Shakespeare terus memainkan peran penting dalam mendidik dan menghibur orang di seluruh dunia," kata Rosemary Hilhorst, pejabat British Council.
Lembaga yang bertugas meningkatkan hubungan budaya antara Inggris dan semua negara di dunia itu menyatakan, pengaruh Shakespeare sangat membantu menghasilkan sikap positif dunia internasional terhadap Inggris.
Lebih dari sepertiga responden (sebagian besar asal Brasil dan India) yang ditanya soal Shakespeare, mengatakan mereka memandang lebih positif terhadap Inggris karena Shakespeare.
Survei tersebut juga menemukan, nama Shakespeare lebih populer dalam pengertian lebih disukai, dimengerti dan masih dianggap relevan saat ini bagi responden di luar negeri (65 persen) daripada di negara asalnya (59 persen).
Tapi popularitasnya di negara-negara berbahasa Inggris lain seperti Australia dan Amerika Serikat secara signifikan lebih rendah daripada di negara-negara non-berbahasa Inggris yang disurvei termasuk Cina, Turki dan Meksiko.
The British Council mengatakan popularitas Shakespeare memiliki pengaruh langsung pada ekonomi Inggris, bukan hanya dalam menarik pengunjung ke teater Shakespeare, tetapi juga berkontribusi dalam menarik wisatawan.
Karya Shakespeare, yang meliputi 38 drama dan 154 soneta telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 80 bahasa dan dilakukan di seluruh dunia. Tanggal yang tepat kematiannya tidak diketahui, tetapi pemakamannya diselenggarakan pada 25 April 1616. (Reuters)
Berita Terkait
-
Mengintip Sejarah Jakarta di Pameran PustaKarsa 2025
-
Ulasan Novel Laut Bercerita: Catatan Kelam Gelombang Sejarah
-
Satu Abad Pramoedya Ananta Toer: 'Bumi Manusia' Jadi Bacaan Wajib Mahasiswa di Amerika, di Indonesia Ditinggalkan
-
Mengenal Karya Sastra Lewat Buku Ensiklopedia Sastrawan Indonesia
-
Makna Lukisan dan Pesan Kuat di Balik Cerita Ophelia
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
5 Sepatu Safety Brand Lokal Terbaik, Nyaman & Tahan Benturan Benda Keras Mulai 200 Ribuan
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Skin Barrier Rusak, Produk Lokal Mulai Rp40 Ribuan
-
Makna Shio Kuda Api Tahun 2026, Lengkap dengan Warna dan Angka Keberuntungan Anda
-
Apakah 2 Januari 2026 Cuti Bersama? Simak Aturan SKB 3 Menteri Berikut Ini
-
4 Shio Paling Apes Januari 2026, Waspada Harus Ekstra Hati-hati
-
Lebaran 2026 Kapan? Catat Perkiraan Tanggal Idul Fitri 1447 H dan Jadwal Libur Panjangnya
-
7 Rekomendasi Vitamin D3 1000 IU yang Bagus dan Aman untuk Lambung
-
Wajib Punya! 5 Rekomendasi Sepatu Running Adidas Original Terbaik, Plus Cara Cek Keasliannya
-
Hari Ini Terakhir, Cek Promo Gantung Minyak Goreng 2 Liter dan Susu Formula di Alfamart
-
Katalog Promo 1.1 Alfamart Spesial Tahun Baru 1 Januari 2026: Banjir Buy 1 Get 1, Cek Daftarnya!