- Ada trik yang bisa diterapkan agar daging kurban empuk.
- Teknik memotong daging secara melintang melawan arah serat membuat tekstur lebih empuk.
- Di sisi lain, pemanfaatan bahan alami seperti nanas, daun pepaya, pir juga bisa dicoba.
Suara.com - Momen Idul Adha selalu identik dengan stok daging sapi dan kambing yang melimpah di dapur. Namun, seringkali daging kurban yang diolah terasa keras dan sulit dikunyah.
Daging kurban sendiri memang memiliki karakteristik unik. Karena didapat segera setelah penyembelihan, serat ototnya cenderung masih kaku.
Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara untuk menghasilkan tekstur daging yang juicy dan lembut.
Berikut adalah rangkuman cara masak daging kurban agar empuk dengan memanfaatkan teknik dapur dan bahan alami.
1. Perhatikan Teknik Memotong: Lawan Arah Serat
Langkah pertama dan yang paling krusial dimulai sebelum api kompor dinyalakan.
Cara Anda memotong daging menentukan segalanya. Perhatikan arah serat panjang pada daging. Untuk mendapatkan tekstur yang empuk, Anda harus memotong daging secara melintang atau melawan arah serat.
Memotong melawan arah serat bertujuan untuk memendekkan serat otot yang panjang dan kuat.
Dengan begitu, saat dikunyah, gigi kita tidak perlu bekerja keras menghancurkan serat tersebut karena sudah diputus oleh pisau.
Baca Juga: Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
2. Gunakan Bahan Alami Pengempuk Daging (Enzimatis)
Ibu-ibu di Indonesia sejak lama telah mengenal rahasia alam untuk melunakkan daging. Bahan-bahan ini mengandung enzim protease yang mampu memecah protein dalam daging. Contohnya seperti:
Nanas Muda: Parut sedikit nanas muda dan lumurkan pada daging. Kandungan enzim bromelain-nya sangat kuat. Catatan penting: Jangan merendam terlalu lama (cukup 15-30 menit), atau daging akan hancur dan kehilangan teksturnya.
Daun Pepaya: Ini adalah cara tradisional yang paling efektif. Remas remas daun pepaya hingga keluar getahnya, lalu bungkus daging dengan daun tersebut selama 30-60 menit sebelum dimasak. Enzim papain di dalamnya bekerja sangat efektif melunakkan serat.
Buah Pir: Sering digunakan dalam masakan Korea (Bulgogi). Pir mengandung enzim yang lembut sehingga membuat daging empuk tanpa merusak rasa aslinya.
3. Teknik Marinasi dengan Bahan Asam
Berita Terkait
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam
-
Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
Berapa Hari Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Hukum dan Ketentuannya
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere