Suara.com - Biaya pendidikan yang semakin mahal menjadi momok tersendiri bagi para orang tua. Namun hal itu bisa diatasi dengan persiapan keuangan sejak dini agar masa depan anak tak terkorbankan.
Perencana Keuangan, Ligwina Hananto menyarankan agar para orangtua menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini. Bahkan ketika sang anak masih dalam kandungan, biaya pendidikan sudah perlu dipersiapkan secara matang.
"Memastikan anak memperoleh pendidikan terbaik merupakan tugas dan kewajiban orangtua. Sebagai langkah awal, seorang ibu harus merencanakannya dengan cermat sejak dini agar masalah dana tidak menjadi kendala yang menghalangi langkah anak dalam menggapai cita-citanya kelak," ujar Ligwina di sela-sela temu media 'Nutrilon Royal: One Steap Ahead Mum' di Jakarta, Kamis (12/5/2016).
Perencanaan keuangan yang matang untuk biaya pendidikan, menurut Ligwina akan lebih baik jika difokuskan untuk biaya pangkal masuk sekolah yang biasanya bernilai paling besar dibanding biaya lainnya.
"Dana pendidikan kan biasanya meliputi uang formulir, uang pangkal, uang bulanan, seragam, buku, ekstrakurikuler, uang saku, uang jemputan. Tapi yang harus kita hitung uang pangkal untuk masuk SD-SMA, sedangkan biaya kuliah baru dipikirkan full dari uang masuk kuliah sampai lulus," imbuhnya.
Selain itu saat merencanakan, penting bagi orangtua untuk menentukan angka biaya yang harus dikeluarkan. Dengan angka yang jelas, orangtua bisa mengetahui cara yang tepat untuk memenuhi target dana pendidikan tersebut.
"Misalnya anak ingin jadi insinyur, walau itu masih rencana dan anak masih kecil, orangtua harus hitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk kuliah di bidang dan perguruan tinggi yang ditargetkan dan nilai prediksi untuk beberapa tahun ke depan ketika anak akan masuk kuliah. Kalau pada akhirnya anak nggak jadi kuliah di bidang itu, uangnya tetap ada," tambah Ligwina.
Menyoal sumber dana perencanaan pendidikan, ia menyebut bisa diambil dari penghasilan yang disisihkan untuk ditabung jika kebutuhannya dalam jangka waktu yang minim. Namun jika target pengumpulan dana diatas lima tahun, investasi bisa menjadi cara yang tepat meski cukup berisiko.
"Instrumen produk investasi yang aman nggak ada, pasti ada konsekuensi. Produk tabungan pun nggak aman karena nilainya nggak mengikuti inflasi. Sehingga kalau mau nabung jumlahnya harus banyak, sekitar 80-90 persen dari penghasilan. Kalau memilih investasi pengetahuan kita harus lebih tinggi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga
-
Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi
-
Dear Bunda, Anak juga Butuh Cinta: Membaca Buku Parenting with Heart
-
Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'