Suara.com - Setelah putus cinta, banyak orang merasa tak yakin dengan hubungan selanjutnya yang akan ia jalani. Apakah ini terlalu cepat atau terlalu lama? Apakah hubungam baru ini akan baik untuk diri sendiri ke depannya?
Paulette Kouffman Sherman, Psy.D, penulis Dating from the Inside Out mengatakan, meskipun tidak ada jangka waktu yang ditetapkan, sebaiknya Anda menunggu setidaknya satu bulan, sebelum kembali menjalani hubungan dengan seseorang setelah putus cinta.
"Kebanyakan orang membutuhkan satu atau dua bulan untuk merasa patah hati setelah proses perpisahan. Biasanya waktu ini digunakan untuk merasakan kesedihan dan memperoleh proses pembelajaran sebelum kembali ke dalam hubungan serius selanjutnya," ungkap dia.
Tapi, yang lebih penting daripada berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk segera move on setelah berpisah, kata Sherman, adalah keadaan pikiran Anda. Jika masih menangis dan merasa terpuruk, Anda mungkin belum siap untuk berkenalan dengan orang baru, apalagi pergi keluar bersamanya.
"Anda harus kembali merasakan hidup normal dengan perasaan baik dan lega, sebelum Anda mulai berkencan lagi," ujar dia.
Dengan cara ini, lanjut Sherman, Anda akan merasa utuh dan memghargai diri sendiri sebelum Anda kembali ke dalam hubungan berikutnya. Bukan hanya sekadar mencoba untuk mengisi 'lubang yang kosong' dalam hati Anda.
Ia juga mengatakan, meskipun satu bulan mungkin adalah waktu yang optimal untuk move on, tapi Anda bisa membutuhkan waktu kurang dari sebulan, jika hubungan lama yang dijalani sangat sebentar.
Ya, setiap orang jelas berbeda-beda. Seorang psikolog tidak bisa mengatakan kapan waktu pasti saat Anda merasa siap untuk kembali berhubungan dengan orang yang baru, mereka hanya bisa memberikan rata-rata.
Dan hubungan yang hanya berlangsung selama beberapa bulan belum tentu kurang valid dibandingkan yang dilakukan seseorang dengan hubungan selama satu tahun atau lebih.
Sebulan mungkin adalah 'ruang bernapas' yang baik untuk Anda setelah mengalami putus cinta. Tapi jika Anda bisa mengusir rasa sedih lebih cepat, tentu lebih baik bukan. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi