Siapa sangka gunting menjadi barang yang sangat dicari-cari di Bukit Marwah, karena sangat penting artinya bagi para jamaah umroh terutama jamaah umroh wajib dalam rangkaian ibadah haji tahun ini.
Bagi sebagian besar jamaah umroh wajib yang baru pertama kali melakukan umroh, banyak yang lupa atau tidak tahu jika harus membawa gunting untuk melakukan tahalul di Bukit Marwa. Tahalul adalah tanda berakhirnya masa ihram yang disimbolkan dengan memotong rambut minimal tiga helai.
Pantauan Antara, Selasa (23/8/2016) dini hari dan Rabu (24/8/2016) waktu Arab Saudi, banyak jamaah yang kebingungan di Bukit Marwa karena mereka tidak membawa guting.
Hal itu rupanya dimanfaatkan oleh anak-anak setempat untuk mencari untung. Mereka berdiri di Pintu Marwa tempat jamaah menyelesaikan putaran terakhir sa'i atau lari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwa dan menawarkan jasa meminjamkan gunting.
Jumlah anak-anak itu biasanya sekitar lima sampai enam orang tiap malamnya. Mereka berlarian menghampiri para jamaah guna menawarkan gunting, harga sewa gunting itu pun sangat beragam dan tanpa standar sama sekali.
Seorang jamaah asal Embarkasi Surabaya, Ahmad Saleh (54) mengaku membayar 10 riyal untuk jasa meminjam gunting dari seorang anak. Ia menggunakan gunting sewaan itu untuk memotong rambut anggota rombongannya yang berjumlah lebih kurang 18 orang. Namun Nurlela (50) mengaku diminta tarif 50 riyal.
"Saya tawar 20 riyal tidak boleh," katanya. Satu riyal setara dengan Rp3.800-4.000.
Nurlela yang berasal dari Sulawesi Selatan itu mengaku sedang melakukan umroh wajib dan ia tidak tahu jika harus membawa gunting.
Keberadaan anak-anak yang menyewakan gunting untuk tahalul itu diakui oleh petugas Sektor Khusus Pos Bukit Marwa Sertu Maryanti Oktapia yang bertugas jaga di pos tersebut pada pukul 21.00-09.00 waktu Arab Saudi.
Biasanya mereka muncul menjelang tengah malam saat puncak umroh jamaah. Kerumunan antrian keluar di Pintu Marwa membuat para jamaah tidak akan sabar untuk menanti meminjam gunting dari rekan satu rombongannya sehingga mereka akan lebih mudah terbujuk untuk membayar sewa gunting.
"Makanya petugas di sini selalu bawa gunting, untuk membantu jamaah," katanya.
Selain petugas Sektor Khusus yang bertugas mengawasi pergerakan jamaah menuju terminal masing-masing seusai melakukan umroh, di Pos Bukit Marwa juga berjaga petugas Pembimbing Ibadah, walaupun hanya hingga pukul 24.00 waktu Arab Saudi.
Petugas Pembimbing Ibadah Sayyid Alwi mengatakan bahwa tahalul memang sebaiknya dilakukan di Bukit Marwa. Sepanjang malam ia tampak sibuk membantu jamaah melakukan tahalul, tidak hanya jamaah Indonesia, beberapa jamaah negara lain yang juga lupa membawa gunting dan enggan membayar harga sewa gunting terlihat ikut mengantri juga.
Namun menjelang pukul 02.00 waktu Arab Saudi, ketika jumlah jamaah makin banyak, para petugas keamanan Masjidil Haram tampak aktif meminta anak-anak itu meninggalkan Bukit Marwa mengingat keberadaan mereka sebetulnya tidak legal sebagaimana jasa petugas pendorong kursi roda yang tampak mengenakan seragam dan berkumpul di salah satu sudut Bukit Safa.
Tag
Berita Terkait
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
-
Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada
-
MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana
-
Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia
-
5 Artis Ini Sudah Naik Haji Berkali-kali, Ada yang Berhaji Sampai 33 Kali
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi