Suara.com - Sebagai petugas lapangan yang kerap terpapar sinar matahari saat bertugas, Polisi Wanita (Polwan), merasa penting untuk merawat kulit wajahnya agar terhindar dari dampak sinar UV A dan UV B.
Inilah yang dilakukan oleh salah satu Polwan bernama Ratna Candrawati. Perempuan yang bertugas di Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini mengaku rutin mengunjungi dokter kulit untuk mendapatkan krim dengan SPF cukup dan toner. Semua ini demi memiliki wajah yang terawat dan sehat.
Menurutnya tampilan yang cantik dan rapi adalah hal yang perlu diperhatikan, mengingat salah satu tugasnya yang melayani masyarakat yang mengadukan kasus yang dialaminya.
"Saat bertugas Polwan juga harus rapi dan harum juga. Kalau di lapangan bertemu dengan banyak orang, penampilan juga hal yang utama," kata dia saat ditemui dalam kampanye "Berani Matahari" L'Orèal Indonesia, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016).
Perempuan kelahiran Bogor tahun 1993 ini juga mengungkap pentingnya penggunaan make up saat bertugas. Namun, tidak seperti perempuan pada umumnya, ada aturan-aturan tertentu yang harus dipatuhi mengenai make up untuk para Polwan.
Ia mengatakan, make up pada Polwan harus terlihat 'soft' atau tidak boleh mencolok, seperti warna lipstik yang sesuai dengan warna bibir, penggunaan pensil alis yang standar, dan penggunaan eye liner yang dilarang.
"Penggunaannya pun seperlunya. Kalau make up luntur di lapangan, siasatinya selalu siap di tas kecil atau make up kit ke lapangan. Touch up pas istirahat. Tidak boleh di depan umum make upnya, harus ngumpet di belakang," tutup dia.
Berita Terkait
-
Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan
-
Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya
-
4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai
-
Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit
-
Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK
-
Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'
-
Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?
-
Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4