Suara.com - Satu dari sepuluh penduduk di sebuah pulau di Acciaroli, Italia, berusia rata-rata 100 tahun. Wah, apa ya rahasianya?
Untuk mengetahui apa yang ada di balik hal ini, para ilmuwan dari Universitas Sapienza Roma dan San Diego School of Medicine pun mempelajarinya.
Cukup mengejutkan, ternyata rahasianya adalah hanya sering melakukan hubungan seks! Bahkan, pada hitungan terakhir yang dilakukan peneliti, ada 81 orang dari 700 penduduk desa yang usianya sudah mencapai satu abad.
Peneliti juga mengatakan mereka menemukan hal yang tidak biasa lainnya, bahwa jumlah orang yang sangat tua di desa itu terbagi secara merata antara lelaki dan perempuan.
Penasaran mencari tahu apa rahasianya, peneliti menghabiskan waktu 6 bulan untuk melihat gaya hidup penduduk di sana, apa yang bisa membuat mereka hidup lebih lama, dibandingkan dengan mereka yang tinggal di negara lain, seperti Inggris dan Amerika Serikat dan bagaimana mereka bisa menghindar dari 'pembunuh utama' yakni penyakit jantung dan demensia.
"Aktivitas seksual di antara lansia di sana semakin meningkat. Mungkin hidup lebih lama ada hubungannya dengan hal ini. Selain itu udara di sana juga cukup baik," kata Alan Maisel, seorang ahli jantung dari San Diego School of Medicine yang termasuk dalam tim peneliti desa tersebut.
Meski begitu, peneliti mengatakan, bahwa aktivitas tempat tidur bukanlah satu-satunya rahasia mengapa penduduk di sana banyak yang berumur panjang.
Mereka menemukan, selain kehidupan seks yang sangat sehat, warga juga melakukan diet goodMediterranean, yakni diet minyak zaitun, buah, sayuran dan ikan segar.
"Mereka makan rosemary hampir setiap hari. Mungkin ini juga salah satu yang membantu. Kita tahu bahwa rosemary meningkatkan fungsi otak. Mereka semua juga aktif secara fisik. Mulai dari memancing, berjalan atau berkebun. Setiap orang melakukan sesuatu setiap hari," ungkap Maisel seperti dilansir Askmen.
Bahkan, lanjut dia, seorang warga hanya mengonsumsi bahan makanan yang mereka produksi sendiri, mereka memelihara kelinci dan ayam.
Berita Terkait
-
3 Kunci Utama Selamat dan Nyaman Lewati Arus Balik Lebaran Tahun 2026
-
THR-ku Sayang, Tabungan-ku Layu: 5 Strategi Jitu Amankan Kondisi Dompet Pasca Lebaran
-
Anti Ribet! 6 Tips Jitu Bereskan Rumah yang Berantakan Pasca-Lebaran
-
Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?