Suara.com - Menakjubkan, mengagumkan,dan mempesona! Ketiga kata itu cukup untuk menggambarkan keindahan bawah laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Anak-anak gaul masa kini mungkin menyebutnya "Ajib!". Ya, kekaguman itu lah yang diungkapkan para peserta FamTrip Minat Khusus Diving Pasar Singapura dan Malaysia, yang difasilitasi Kemenpar, beberapa waktu lalu.
Ketika menjelajahi dua spot diving, yakni Crystal Rock dan Casltle Rock, mereka sudah 'mabuk cinta'. Keduanya berada di sisi utara Pulau Komodo, atau arah barat daya Kota Labuan Bajo, yang ditempuh dengan speedboat sekitar 70 menit.
Kasubbid Perjalanan Wisata Pengenalan Umum, Asdep Pengembangan Pasar ASEAN Kemenpar, Andriyatna Rubenta ikut turun bersama peserta famtrip. Menurut dia, mereka mengaku sangat takjub dengan keindahannya.
"Indah. Bagus sekali. Begitu turun ke dalam laut, malas naik. Para penyuka diving pasti akan rugi kalau belum menyempatkan diri ke Labuan Bajo," kata Rubenta.
Kekaguman serupa juga diungkapkan peserta dari Malaysia, Muhammad Hazli. Menurut jurnalis senior dari media www.utusan.com ini, spot diving di kawasan Pulau Komodo Labuan Bajo sangat pantas dijadikan tujuan utama bagi turis seluruh dunia yang hobi menyaksikan keindahan alam bawah laut.
Menurut dia, tumbu karang, batu-batuan, ikan, dan arus airnya sangat ideal. Semua sudut menawarkan keindahan yang khas.
"Silakan lihat sendiri keindahan pemandangan bawah lautnya," katanya sambil menunjukkan foto dan video saat diving di kedua lokasi itu.
Dia menunjuk Crystal Rock dan Casltle Rock, yang sebenarnya tidak harus dilihat dengan dengan diving. Dengan snorkling-pun sudah bisa terlihat dengan jelas keindahannya.
"Karena banyak spot menarik itulah, maka kami bawa famtrip dari Malaysia dan Singapura ke Labuan Bajo. Minggu lalu, kami juga bawa media dan tour operator Thailand ke Labuan Bajo. Ini adalah cara paling efektif untuk mempromosikan Labuan Bajo di pasar ASEAN," kata Asdep Pengembangan pemasaran ASEAN Kemenpar, Rizki Handayani, yang mendampingi Deputi Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana.
Labuan Bajo Miliki Ratusan "Spot Diving" Indah
Sementara itu, instruktur diving yang mendampingi peserta famtrip, Condo Subagyo, menyatakan, jumlah lokasi menyelam di Labuan Bajo ada ratusan, namun yang sudah dibuka untuk umum baru 40 spot.
"Dari sekitar 40 spot itu, jumlah pengunjungnya satu sama lain berbeda-beda. Hanya ada belasan spot saja yang paling sering dikunjungi," kata laki-laki asal Purwokerto, Jawa Tengah itu.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, keindahan bawah laut kawasan Pulau Komodo sudah diakui dunia, bahkan tak jarang disebut sebagai "paradise underwater".
Tak hanya komodo saja yang menarik, tapi juga satwa lain, seperti ikan pelagis yang melimpah, terumbu karang dengan warna-warni yang mempesona, dan keanekaragaman hayatinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing
-
BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya
-
Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!
-
Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81
-
BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari
-
LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang
-
Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan
-
4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif
-
B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju