Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong mengatakan, ada sejumlah target yang dipatok pemerintah dalam acara Indonesaia-Korea Business Summit yang akan berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta pada 14 Maret mendatang.
Tom menjelaskan, salah satu permasalahan yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah sektor pariwisata. Sebab, menurutnya, jumlah wisata mancanegara asal Korea Selatan di Indonesia maupun sebaliknya, masih minim.
Salah satu faktor yang membuat minimnya wisman tersebut ialah karena tiket penerbangan pesawat terbang yang terbilang mahal.
"Data kami, wisman Korea Selatan itu berkisar 300 ribu, sementara mereka Korea Selatan ke negara lain hampir 1,2 juta. Kenapa ini rendah? Kenapa Indonesia rendah? Kami diberitahu karena tidak ada penetrasi oleh Airlines. Jadi kami ingin menawarkan penerbang-penerbangan murah untuk masyarakat Korea ke Indonesia, atau sebaliknya," kata Tom saat konferensi pers di gedung BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).
Oleh sebab itu, Tom berharap pertemuan ini dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Selain itu, ke depannya melalui Indonesia Korea Business Summit, frekuensi penerbangan Korea-Indonesia dan sebaliknya akan meningkat.
"Hal lainnya penerbangan antar kedua negara menjadi murah meriah. Jadi penting untuk memastikan semua berjalan," tandasnya.
Acara yang akan diselenggarakan pada 14 Maret 2017 di Hotel Shangri-La, Jakarta diperkirakan dihadiri lebih dari 500 peserta, yang terdiri dari 365 peserta Korea dan 150 peserta dari Indonesia. Selain itu, dari pihak pemerintah akan ada beberapa menteri dan pejabat pemerintahan yang hadir dalam acara ini.
"Ada beberapa pembicara yang telah kami siapkan diantaranya adalah Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Wakil Menteri ESDM, Menteri Perdagangan Industri dan Energi Korea Selatan, CEO Kotra dan perusahaan-perusahaan top konglomerasi Korea Selatan dan swasta nasional," kata Tom.
Baca Juga: Konyol, Anak Diberi Nama "Table", Bagaimana Perasaannya Ya?
Berita Terkait
-
Undang Investor Korea Selatan, Indonesia Jajakan Tiga Sektor Ini
-
Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel
-
BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia
-
5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen
-
BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Sepatu Running Lokal Rp200 Ribuan Terbaik, Kualitas Juara Bukan Barang Abal-abal
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari