Suara.com - Banyak anggapan bahwa penggunaan kondom tak 100 persen aman dalam mencegah kehamilan. Tapi tentu saja kita harus berterima kasih pada penemu kondom yang telah menciptakan alat pencegah kehamilan, sekaligus pelindung infeksi menular seksual yang nyaman dari segi bentuk maupun ukuran.
Pasalnya, sebelum kondom tercipta, masyarakat di masa lampau menggunakan benda-benda di sekitarnya untuk mencegah kehamilan. Berikut adalah beberapa contoh benda-benda yang digunakan untuk mencegah kehamilan seperti dilansir Boldsky.
1. Kulit lemon
Ya, tentu Anda tak bisa membayangkan bagaimana lemon menjadi alat kontrasepsi alami masyarakat masa lampau. Kulit lemon digunakan sebagai penghalang masuknya sperma di leher rahim. Tapi pasangan harus siap merasakan perih luar biasa karena sifat asam pada lemon yang korosif.
2. Minuman bersoda
Pada era 50-60an, perempuan yang telah berhubungan seks harus menenggak sebotol minuman bersoda. Mereka meyakini bahwa asam karbonat pada minuman bersoda bisa membunuh sperma sehingga kehamilan bisa dicegah.
3. Kotoran buaya
Ya, kotoran buaya pernah menjadi KB alami bagi masyarakat masa lampau. Cara penggunaannya, kotoran buaya dimasukkan ke dalam vagina untuk memblokir sperma sebelum bercinta.
4. Usus babi
Baca Juga: Gara-gara Stop Suntik Hormon Testoteron, Evelyn Lukai Aming?
Terdengar menjijikkan memang tapi faktanya cara ini memang dipakai sebagai kondom pada masyarakat lampau. Usus babi pertama-tama direndam dalam susu kemudian dimasukkan dalam penis.
5. Air limbah
Cara paling aneh mencegah kehamilan adalah meminum air limbah pandai besi yang mengandung timah. Bukannya mencegah kehamilan, hal ini justru membuat perempuan lebih rentan terhadap masalah neurologis, bahkan kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur